Mendagri Usulkan Kontingen PON Didampingi TNI-Polri

Mendagri Usulkan Kontingen PON Didampingi TNI-Polri
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat Rapat Kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2/2020). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Carlos KY Paath / FER Rabu, 26 Februari 2020 | 16:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan sistem pengamanan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua pada Oktober 2020 perlu dibahas secara khusus. Mendagri mengusulkan pendampingan dari anggota TNI dan Polri di setiap kontingen.

Baca Juga: Mendagri Dukung Upaya Perpusnas

"Sistem pengamanannya memang perlu dibicarakan khusus. Misalnya setiap kontingen PON dari daerah-daerah ada anggota TNI dan Polri yang masuk dalam tim. Itu akan sangat membantu sekali pengamanan,” kata Tito dalam rapat Komisi II DPR dengan Mendagri di Ruang Komisi II, Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Tito menjelaskan pendampingan itu nantinya melekat di kontingen. “Sama seperti kalau kita naik haji, ada tim haji kita, termasuk tim pengamanan ada juga yang gabung di situ,” ujar Tito. Berikutnya Tito menyatakan lapisan pengamanan dari Markas Besar Polri atau polda sekitar juga sangat dibutuhkan.

"Ini juga akan membantu tapi dengan low profile. Artinya tidak high expose seperti situasi gawat sekali, tidak,” tegas Tito.

Baca Juga: PON Disebut Sebagai Tugas Bersama

Menurut Tito, PON harus dilaksanakan sesuai jadwal, karena menyangkut kebanggaan bangsa dan pemerintah.

"Negara enggak boleh kalah. Kita harus kuat dan dilaksanakan dan enggak boleh takut dengan situasi keamanan di sana,” ucap Tito.

Meski begitu, Tito pun berharap pendekatan kepada masyarakat sejauh jauh hari sangat penting.

"Disosialisasikan, dikampanyekan sehingga masyarakat Papua merasa ini momentum ditunggu-tunggu. Menggembirakan masyarakat Papua. Membanggakan mereka, sehingga mereka ikut mengamanankan. Otomatis mereka-mereka yang mau menganggu itu dilawan dan terusir sendiri," pungkas Mendagri.



Sumber: BeritaSatu.com