Pengelolaan 3 Bandara di Sekitar Ibu Kota Baru Akan Digabung

Pengelolaan 3 Bandara di Sekitar Ibu Kota Baru Akan Digabung
Joko Widodo mengunjungi wilayah ibu kota baru Indonesia di Provinsi Kalimantan Timur. (Foto: Antara)
Thresa Sandra Desfika / FER Rabu, 26 Februari 2020 | 17:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah berencana menggabungkan pengelolaan tiga bandara di Balikpapan, Samarinda, dan ibu kota baru di Kalimantan Timur di bawah satu operator. Pengelolanya tersebut nanti merupakan kolaborasi antara perusahaan lokal dan asing.

Baca Juga: Badan Otorita Ibu Kota Baru Dipimpin Menteri

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan, pemerintah berencana membangun bandara anyar di ibu kota baru di Kalimantan Timur. Letaknya pastinya belum ditetapkan, tetapi diperkirakan berjarak sekitar 15 kilometer (km) dari pusat kota.

"Ada bandara ketiga. Titiknya belum tahu tapi kira-kira 15 km dari pusat kota. Ini KPBU (kerja sama pemerintah badan usaha). Rencana mulainya mestinya akhir 2021 dibangun," kata Budi Karya di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Menhub menambahkan, pengelolaan bandara baru itu nantinya digabungkan dengan bandara yang sudah ada, yakni Bandara Sepinggan di Balikpapan dan Bandara APT Pranoto di Samarinda. Bandara Sepinggan sendiri saat ini dikelola PT Angkasa Pura I dan Bandara APT Pranoto dioperasikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemhub).

Baca Juga: Jokowi Akan Bangun Jalan Tol ke Ibu Kota Baru

"Jadi kita akan bundling tiga bandara itu oleh satu operator. Nanti kita undang kolaborasi asing dan lokal sehingga investasi untuk bandara tidak keluar dari APBN tapi dari swasta yang investasi di situ," tandas Budi Karya.



Sumber: BeritaSatu.com