Ketua MPR: Pendirian dan Perizinan Rumah Ibadah Tak Perlu Dipersoalkan
INDEX

BISNIS-27 532.645 (8.39)   |   COMPOSITE 6373.41 (16.42)   |   DBX 1200.38 (7.1)   |   I-GRADE 185.572 (0.47)   |   IDX30 530.591 (5.91)   |   IDX80 143.3 (0.91)   |   IDXBUMN20 436.746 (-1.39)   |   IDXESGL 146.832 (2.43)   |   IDXG30 145.313 (0.68)   |   IDXHIDIV20 465.476 (6.27)   |   IDXQ30 150.721 (1.92)   |   IDXSMC-COM 298.62 (-4.71)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (-7.37)   |   IDXV30 150.9 (-1.9)   |   INFOBANK15 1063.78 (12.11)   |   Investor33 452.728 (7.92)   |   ISSI 189.451 (-0.24)   |   JII 667.742 (1.11)   |   JII70 234.615 (-0.52)   |   KOMPAS100 1279.35 (7.74)   |   LQ45 988.752 (9.51)   |   MBX 1764.22 (3.66)   |   MNC36 335.71 (4.95)   |   PEFINDO25 340.233 (-1.68)   |   SMInfra18 325.434 (3.65)   |   SRI-KEHATI 386.573 (6.93)   |  

Ketua MPR: Pendirian dan Perizinan Rumah Ibadah Tak Perlu Dipersoalkan

Kamis, 27 Februari 2020 | 07:42 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo menegaskan pendirian dan perizinan rumah ibadah sepatutnya tidak perlu dipersoalkan. Bambang menyatakan kemiskinan, penegakan hukum, pengangguran, pendidikan justru menjadi masalah yang harus dipikirkan bersama secara serius oleh bangsa ini.

"Seharusnya kita senang dan bangga berada di bumi Indonesia yang memiliki benih-benih toleransi sejak dulu. Itu diperkuat dengan keberadaan Pancasila sebagai pengikat kehidupan sosial kita," kata Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo saat membuka Persidangan Sinode Tahunan (PST) Gereja Prostestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) 2020 di Hotel Aston Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/2/2020).

Bamsoet menyatakan praktik hidup bertoleransi sudah ada sejak ratusan tahun silam. "Kita sudah sepakat bahwa Indonesia bukan negara agama, serta Pancasila sebagai landasan hidup bersama. Harusnya tidak ada lagi orang yang meributkan membangun gereja dan rumah ibadah, karena itu persoalan kita pribadi dengan Tuhan. Harusnya saling membantu dan mengembangkan toleransi," tegas Bamsoet.

Bamsoet menuturkan kemajuan teknologi saat ini berdampak tidak terbendungnya arus informasi, termasuk hoaks dan provokasi. Bila dibiarkan, maka bangsa Indonesia yang tadinya peramah bisa menjadi pemarah. Unuk itu Bamsoet mengajak segenap umat GPIB agar dapat memfilter informasi-informasi yang tidak benar, bukan malah ikut menyebarkan. "Hati-hati dalam memposting sesuatu hal, dilihat dulu baik buruknya," imbuh Bamsoet.

Sementara itu Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang menjadi pembicara menegaskan tidak menoleransi hal-hal yang mau mempertentangkan hubungan sosial di wilayahnya, termasuk soal agama. "Kita sudah punya Pancasila yang jadi pedoman bersama. Mari sama-sama kita ikuti," tegas Arya.

Arya juga mengimbau para pendeta GPIB untuk membuka ruang dialog bersama dengan pemuk agama lain. "Bangun komunikasi agar tercipta kesepahaman. Dengan begitu, maka kerukunan pun bisa dinikmati bersama," ucap Arya.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Sinode GPIB Pdt Paulus Kariso Rumambi menyambut baik dibukanya ruang dialog lintas agama. "Berbagai hal akan kita bicarakan pada kesempatan ini, mulai dari evaluasi pelaksanaan program 2019-2020, penyusunan program kerja dan anggaran untuk 2020-2021, termasuk soal bagaimana seluruh GPIB bisa membangun dialog dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun tokoh lintas agama," kata Paulus.

Hal senada dikatakan Ketua Panitia Pelaksana Pdt Sonya Ansye Medyarto Sitaniapessy. "Kita tentu berharap acara ini bisa menghasilkan banyak hal positif, utamanya untuk program GPIB ke depan," ucap Sonya.

Sonya mengharapkan para peserta bisa menambah wawasan selama 3 hari pelaksanaan yang menghadirkan beberapa narasumber di antaranya, Pdt AA Yewangoe, Andy Zain, John Titaley, Pdt Rasid Rahman, dan Pdt Eben Nubantimo. Selain itu, bisa dihasilkan program-program positif yang nantinya bisa diterapkan di gereja masing-masing.

PST GPIB 2020 berlangsung 26-29 Februari 2020 dan diikuti lebih kurang 685 peserta sebagai utusan seluruh GPIB yang ada di 26 provinsi. Ditetapkannya Musyawarah Pelayanan (Mupel) 2 Jabar sebagai panitia pelaksana merupakan hasil Keputusan Persidangan Sinode Tahunan 2019 di Denpasar, Bali.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Digunduli dan Pakai Baju Oranye, Ini Pengakuan Tersangka Kasus Siswa Hanyut

Penampilan ketiga tersangka yang menyebabkan ratusan siswa hanyut layaknya seperti tahanan lainya sempat menimbulkan polemik.

NASIONAL | 27 Februari 2020

Syarat Calon Independen Sulit, Berkas Rian Ernest-Yusiani Akhirnya Diterima KPUD Batam

Rian dan Yusia.ni mengajak warga Batam Baru untuk terus mengawal proses verifikasi demi Batam yang Lebih Baik

NASIONAL | 27 Februari 2020

Harun Masiku Masih Buron, KPK Maklumi Masyarakat Kecewa

Sudah sebulan lebih, KPK yang belum juga mampu membekuk Harun yang lolos dari OTT pada 8 Januari 2020 lalu

NASIONAL | 27 Februari 2020

Denpasar Gandeng British Council dan Kedubes Inggris

English for Denpasar adalah komitmen Pemkot Denpasar dalam rangka membangun sumber daya manusia melalui pembelajaran bahasa Inggris.

NASIONAL | 26 Februari 2020

DMI Mulai Pembangunan Museum Sejarah Islam di Ancol

DMI menargetkan Museum Internasional Sejarah Nabi dan Peradaban Islam dapat dikunjungi 5 juta orang setiap tahunnya.

NASIONAL | 26 Februari 2020

Bappenas: Investasi di Ibu Kota Baru Melalui Badan Otorita

Proses investasi di Ibu Kota baru melalui satu pintu, yakni oleh Badan Otorita Ibu Kota Negara.

NASIONAL | 26 Februari 2020

Masyarakat Belum Nyaman dengan Layanan Berbasis Aplikasi

Sebanyak 87,28 persen responden mengaku lebih nyaman dilayani secara langsung di ruang pelayanan.

NASIONAL | 26 Februari 2020

Pemerintah Sediakan 3 Juta Lapangan Kerja di Ibu Kota Baru

Orientasi lapangan pekerjaan yang akan disediakan diarahkan ke sektor yang ramah lingkungan.

NASIONAL | 26 Februari 2020

Soft Groundbreaking Ibu Kota Baru Dilakukan Tahun Ini

Pemerintah akan melaksanakan soft groundbreaking Ibu Kota Baru di Penajam Passer Utara.

NASIONAL | 26 Februari 2020

Sewa Influencer, Wishnutama: Kalau BTS Enggak Mampu

Menurut Wishnutama, harga untuk menyewa BTS sebagai influencer dipastikan sangat mahal.

NASIONAL | 26 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS