Bangka Belitung Jadi Harapan untuk Karate Indonesia

Bangka Belitung Jadi Harapan untuk Karate Indonesia
Menpora Zainudin Amali ketika bertemu jajaran pengurus Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Provinsi Bangka Belitung di Pangkalpinang, Rabu (27/2/2020). (Foto: kemenpora.go.id)
Jayanty Nada Shofa / JNS Kamis, 27 Februari 2020 | 15:09 WIB

Pangkalpinang, Beritasatu.com - Dengan pembinaan yang terus berlangsung, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menaruh harapan besar bagi karateka Bangka Belitung untuk berprestasi di kancah internasional.

"Mudah-mudahan INKAI bisa membina atlet-atlet muda, sehingga nantinya dapat berprestasi dan nantinya diharap bisa membawa harum nama bangsa pada kejuaraan-kejuaraan internasional," ujar Menpora ketika bertemu dengan jajaran pengurus Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Provinsi Bangka Belitung (Babel) di Pangkalpinang, Rabu (26/2/2020).

Dengan karate sebagai salah satu cabang olahraga unggulan Babel, ia berharap agar pembinaan ini dapat mencetak bibit atlet-atlet nasional khususnya untuk bertanding di Olimpiade mendatang.

"Kita berharap Bangka Belitung ini salah satu provinsi yang mendorong olahraganya untuk bisa maju dan semakin baik. Harus fokus, kita proyeksikan atlet muda kita untuk Olimpiade yang akan datang," jelas Menpora Zainudin.

Sementara itu, Kadispora Provinsi Babel, Suharto optimis Babel dapat menyumbang atlet untuk bisa mengharumkan nama bangsa, baik tingkat nasional maupun internasional.

"Harapan kita juga agar atlet dari Bangka Belitung bisa mengukir prestasi pada kejuaran-kejuaraan yang akan datang. Saya optimis itu. Atlet-atlet muda terus kita bina, sejak dini. Untuk itu, kita rencananya akan adakan kejuaraan karate di Bangka Belitung pada April mendatang. Semoga ini langkah yang baik untuk melahirkan karateka berprestasi," ujar Suharto.

Sebagai informasi, INKAI Babel aktif dalam menyelenggarakan kejuaraan karate. Salah satunya adalah Kejuaraan Provinsi INKAI 2020 yang diikuti oleh 523 peserta di Stadion OROM Sungailiat, Kabupaten Bangka, di akhir Februari lalu.



Sumber: PR