1.052 Warga Lebong, Bengkulu Belum Memiliki E-KTP

1.052 Warga Lebong, Bengkulu Belum Memiliki E-KTP
Ilustrasi Pilkada 2020. ( Foto: Antara )
Usmin / JEM Jumat, 28 Februari 2020 | 09:56 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Sebanyak 1.052 orang warga Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, terancam tidak bisa mengikuti  Pilkada Serentak 2020, karena tidak memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang dikeluarkan Dinas Dukcapil setempat.

"Saat ini, ada 1.052 jiwa dari 76.324 warga wajib KTP di Kabupaten Lebong belum memiliki e-KTP di Dukcapil setempat. Mereka ini jika tidak segera melakukan rekan data e-KTP di kantor kecamatan setempat, maka tidak bisa ikut Pilbup Lebong dan Pilgub September 2020 mendatag," kata Kepala Dukcapil Lebong, Elva Mardiana, di Bengkulu, Kamis (27/2/2020).

Ia mengatakan pihaknya terus mengimbau masyarakat untuk segera melakukan perekaman e-KTP di kantor kecamatan setempat atau langsung datang ke kantor Dukcapil Lebong, akan dilayani dengan baik.

Bagi warga yang sudah melakukan perekaman data di kecamatan langsung saja mendatangi kantor Dukcapol Lebong, maka kartu e-KTP langsung dicetak.

"Jadi silakan warga yang sudah berusia 17 tahun untuk merekam data e-KTP di kantor camat setempat dan selanjutnya melaporkan ke Dukcapil untuk mencetak kartu e-KTP, " ujarnya.

Eva menambahkan bagi warga yang berusia 17 tahun ke atas tidak memiliki KTP maka kemungkinan tidak bisa mengikuti pilkada September mendatang. Sebab, mereka tidak terdaftar sebagai pemilih di daerah tersebut.

Soalnya warga terdaftar sebagai pemilih di pilkada telah memiliki e-KTP. Karena itu, bagi warga yang tidak punya e-KTP tidak bisa menggunakan hak politik pada pilkada September 2020 mendatang.

Atas dasar inilah, kata Eva pihakmya mengimbau masyarakat Lebong yang sudah berusia 17 tahun segera megurus KTP di kantor camat setempat. Dengan demikian, pada pilbup Lebong dan Pilgub Bengkulu September mendatang tidak kehilangan hak politik.

Warga Lebong yang belum memiliki e-KTP sebanyak 1.052 jiwa tersebut tersebardi sejumlah kecamatan, di antaranya Lebong Utara sebanyak 165 jiwa, Lebong Selatan sebanyak 130 jiwa, dan Lebong Tengah sebanyak 110 jiwa.

Selanjutnya Kecamatan Topos sebanyak 92 orang, Kecamatan Pelabai sebanyak 88 orang, Lebong Sakti 84 orang, Bingin Kuning 83 orang, Amen sebanyak 76 orang, Pinang Belapis 63 orang, Uram Jaya 50 jiwa, Lebong Atas 62 orang dan Kecamatan Rimbo Pengadang sebanyak 49 orang.

 

 



Sumber: BeritaSatu.com