Kemlu Diharapkan Gelar Pertemuan dengan Seluruh Dubes Negara Sahabat

Kemlu Diharapkan Gelar Pertemuan dengan Seluruh Dubes Negara Sahabat
Petugas medis mengenakan pakaian pelindung saat membawa pasien infeksi virus korona jenis baru (Covid-19) dari Rumah Sakit Daenam, ke rumah sakit lain di Kota Daegu, Korea Selatan, Jumat, 21 Februari 2020. ( Foto: AFP )
Carlos KY Paath / WM Jumat, 28 Februari 2020 | 18:07 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) diharapkan mengadakan pertemuan dengan seluruh duta besar (dubes) negara sahabat. Tujuannya dalam rangka memberikan keterangan komprehensif penanganan Indonesia berkaitan virus Korona atau covid 19.

“Fraksi Partai Demokrat meminta menteri luar negeri untuk segera fasilitasi pertemuan dengan seluruh dubes negara sahabat. Menjelaskan protokol yang sudah dilakukan Indonesia dalam penanganan covid-19,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR Teuku Riefky Harsya, Jumat (28/2/2020).

Menurut Riefky, pertemuan itu sangat penting dilakukan agar tidak ada kekhawatiran negara lain terhadap penanganan covid 19 di Indonesia. Selain itu, pertemuan juga dapat menghindari dikeluarkannya kebijakan pemerintah negara lain yang dapat merugikan Indonesia.

Misalnya dari segi kestabilan ekonomi, sosial dan politik nasional.

“Sehingga kebijakan seperti yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi terhadap penundaan jemaah umroh Indonesia maupun larangan wisatawan mancanegara mengunjungi Indonesia dapat diantisipasi lebih dini,” ujar Riefky.

Pada bagian lain, Komisi I telah menyepakati pembentukan panitia kerja (panja) mengenai pencegahan penyebaran covid 19. “Betul (panja covid 19). Kami akan mulai di masa sidang depan setelah reses ini,” ucap Riefky.

“Intinya panja ini dibentuk bersifat preventif. Bila terjadi situasi yang kita tidak harapkan dan berpotensi mengganggu ketahanan nasional, pemerintah, dalam hal ini mitra kerja Komisi I, kami sudah mempunyai gambaran langkah strategis apa yang harus dilakukan.”



Sumber: BeritaSatu.com