Pembatasan Penerbangan Dinilai Perlu Dilakukan

Pembatasan Penerbangan Dinilai Perlu Dilakukan
Pengenalan pesawat A320Neo pertama dari Batik Air, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (6/2/2020) ( Foto: Beritasatu Photo / Thresa Sandra )
Carlos KY Paath / WM Senin, 2 Maret 2020 | 16:08 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua Komisi V DPR Ahmad Riza Patria meminta penerbangan dari negara tertentu ke Indonesia untuk dibatasi. Begitu juga penerbangan dari Indonesia ke luar negeri. Hal itu sama seperti yang dilakukan negara lain.

“Ya saya kira kan itu (pembatasan) sudah dilakukan, banyak negara melakukan itu. Indonesia perlu. Saya kira menhub (menteri perhubungan) perlu mengkaji segera dengan cepat penerbangan-penerbangan ke negara mana yang harus dibatasi,” kata Riza di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Riza menyatakan, Komisi V akan membahas pada masa sidang berikutnya berkaitan dengan transportasi, khususnya pembatasan penerbangan ke negara yang terjangkit virus corona atau covid-19.

“Jadi memang masalah korona ini sangat berat. Di satu sisi kita harus melakukan preventif, pencegahan yang luar biasa, tapi di sisi lain kita tidak bisa berhenti interaksi dengan negara luar,” ujar Riza.

Riza pun menyebut, “Pemerintah harus melakukan kajian mendalam dan cepat. Batasan-batasan harus dibuat. Seperti Arab Saudi sudah memberikan batasan untuk menghentikan umrah sementara. Jadi memang korona ini perlu disikapi secara baik, bijak, cermat, teliti dan perlu sangat hati-hati. Karena dibanyak negara korbannya sudah banyak sekali.”



Sumber: BeritaSatu.com