Kang Yudi Ingin Tuban Bebas Stunting

Kang Yudi Ingin Tuban Bebas Stunting
Pengukuran tinggi badan anak (Foto: MCA Indonesia / MCA Indonesia)
Carlos KY Paath / RSAT Selasa, 3 Maret 2020 | 20:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menargetkan angka stunting di bawah 14% dalam lima tahun mendatang. Saat ini prevalensi stunting di Indonesia masih berada pada angka 30,8%.

"Harapan dari Bapak Presiden ini sepatutnya harus didukung. Kita tahu stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan asupan gizi yang kurang atau tidak sesuai dengan kebutuhan dalam waktu lama," kata bakal calon bupati Tuban, Jawa Timur, Eko Wahyudi, Selasa (3/3/2020).

Pria yang akrab disapa Kang Yudi tersebut menuturkan angka stunting di Tuban berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, pada 2019 sebesar 14% atau sebanyak 10.344 jiwa. Menurut Kang Yudi, tentu angka ini masih relatif besar. Kang Yudi berharap ada upaya tepat dan simultan menekan angka stunting di Tuban.

Kang Yudi juga menyatakan ibu hamil saat mengandung bayi harus mendapatkan asupan gizi. Demikian halnya remaja putri supaya ketika nantinya mengandung dapat melahirkan bayi yang sehat. Peranan camat sampai kepala desa juga dianggap penting dalam rangka memerhatikan standar pemenuhan gizi masyarakat supaya terhindar dari stunting.

Atensi khusus pun, lanjut Kang Yudi, harus diberikan terhadap gerakan posyandu sebagai ujung tombak untuk menurunkan stunting. "Setidaknya posyandu dapat mendeteksi dini sekaligus menangani permasalahan stunting. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sudah berkomitmen menggiatkan lagi posyandu," ucap owner Timbul Jaya Grup tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com