SKK Migas: Proyek Masela Bisa Jadikan Indonesia Eksportir LNG Dunia
Logo BeritaSatu

SKK Migas: Proyek Masela Bisa Jadikan Indonesia Eksportir LNG Dunia

Rabu, 4 Maret 2020 | 20:36 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Denpasar, Beritasatu.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyebutkan proyek kilang Masela dapat menjadikan Indonesia sebagai pemasok gas alam cair (LNG) dunia.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto pada Indopacific LNG Summit Bali 2020, Rabu (4/3/2020).

Soetjipto menyatakan, terdapat penurunan produksi gas dan kebijakan pemerintah untuk memprioritaskan penggunaan gas ke pasar domestik dalam rangka meningkatkan nilai tambah dan mendukung peningkatan daya saing industri dalam negeri.

Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) menyebutkan penurunan produksi ini akan mencapai 20% per tahunnya.

Namun, SKK Migas mampu mempertahankan produksi migas di atas RUEN sepanjang 2015-2019 yakni dengan 7.254 MMSCFD dengan lifting sebesar 5.923 MMSCFD. Dengan adanya proyek Masela dan giant discovery di Sakakemang, produksi gas juga diperkirakan akan mencapai 12.300 MMSCFD, sehingga produksi gas akan terhindar dari defisit.

"Selesainya proyek kilang Masela dan proyek utama hulu migas, serta penemuan lainnya dapat menjadikan Indonesia kembali sebagai salah satu produsen gas utama dunia. Hal ini juga dapat mendukung pemerintah untuk meningkatkan daya saing indsutri dalam negeri dengan ketersediaan pasokan gas," ujar Dwi Soetjipto.

SKK Migas saat ini memiliki empat strategi untuk meningkatkan produksi migas nasional. Di antaranya adalah peningkatan produksi existing yang tinggi, transformasi sumberdaya ke produksi, mempercepat chemical EOR, serta eksplorasi untuk giant discovery untuk cadangan migas.

Adapun penemuan berskala besar ini sudah mengidentifikasi 12 area yang berpotensi. Di antaranya adalah enam wilayah di Indonesia bagian barat, empat area di bagian timur, serta dua lainnya di laut dalam.

Dari total produksi gas tahun 2019 sebesar 6.140 BBTU, penyaluran dalam bentuk LNG secara keseluruhan mencapai 2.025 BBTU dengan alokasi untuk domestik sebesar 508 BBTU dan LNG ekspor sebesar 1.417 BBTU.

Saat ini, kapasitas kilang LNG tanah air mencapai 16 MTPA yang berasal dari LNG Tangguh sebesar 7,6 MTPA dan LNG Bontang 8,6 MTPA. Kapasitas kilang LNG akan bertambah sebear 13,3 MTPA jika proyek train 3 Tangguh dengan kapasitas 3,8 MTPA dan Abadi LNG (Masela Project) sebesar 9,5 MTPA selesai dibangun.

Sementara itu, pasar ekspor utama - Cina, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Taiwan - dipasok dari kilang LNG Badak dan LNG Tangguh.



Sumber: PR


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Masyarakat Datangi Posko Pemantauan Corona Naik 4 Kali Lipat

RSPI Sulianti Saroso menyediakan nomor telepon agar pihaknya dapat merespons cepat laporan masyarakat. Hotline melalui nomor telepon 081298865558.

NASIONAL | 4 Maret 2020

Jambi Lanjutkan Pembangunan PLTA Batang Merangin

Pembangunan PLTA Batang Merangin yang sempat terbengkalai lebih 15 tahun akhirnya dilanjutkan kembali.

NASIONAL | 4 Maret 2020

Tiga Program Bansos untuk Menurunkan Tingkat Kemiskinan

Menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem, pemerintah akan fokus pada tiga program bantuan sosial.

NASIONAL | 4 Maret 2020

2024, Kemiskinan Ekstrem di Indonesia Ditargetkan 0%

Presiden Joko Widodo menargetkan tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia akan bisa mencapai 0% pada 2024.

NASIONAL | 4 Maret 2020

Penimbun Masker dan Cairan Antiseptic Terancam 5 Tahun Penjara

Modus yang dilakukan pelaku yakni memborong barang di sejumlah toko dan menjual kembali secara online dengan harga fantastis.

NASIONAL | 4 Maret 2020

KPK Kebut Proses Seleksi 4 Jabatan Penting

KPK saat ini sedang menggelar proses seleksi untuk mengisi total 21 jabatan yang mengalami kekosongan. Ada empat jabatan penting yang seleskinya dikebut.

NASIONAL | 4 Maret 2020

Imam Nahrawi Sebut Sesmenpora Gatot Kerap Cari Panggung

Selain kerap mencari panggung, Imam menyebut Gatot kerap tak menjalankan tugas protokoler dengan baik

NASIONAL | 4 Maret 2020

Mabes Polri: Kami Serentak Tindak Penimbun Masker

Polri secara khusus melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku penimbun masker dan hand sanitizer.

NASIONAL | 4 Maret 2020

5 Pasien Dirawat Khusus di RS Sardjito, Negatif Virus Corona

RS Sardjito menyatakan bahwa lima pasien yang mendapat perawatan khusus dinyatakan negatif virus corona atau Covid-19.

NASIONAL | 4 Maret 2020

FK UGM: Tak Perlu Panik Hadapi Wabah Virus Corona

FK UGM mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik menyikapi dua warga Indonesia yang terkonfirmasi virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

NASIONAL | 4 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS