Achmad Yurianto: 2 WNI ABK Diamond Princess yang Kembali ke Indonesia Tetap Akan Diobservasi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Achmad Yurianto: 2 WNI ABK Diamond Princess yang Kembali ke Indonesia Tetap Akan Diobservasi

Rabu, 4 Maret 2020 | 22:12 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Juru bicara Penanganan Corona sekaligus Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto mengatakan dua dari empat warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) kapal pesiar Diamond Princess yang telah dinyatakan sembuh oleh otorita Jepang, tetap harus menjalankan masa observasi 14 hari ketika pulang ke Indonesia.

Meski kedua WNI ABK kapal pesiar Diamond Princess tersebut sudah mengantongi sertifikat sembuh dari otorita Jepang, pihaknya tetap harus menjalankan observasi kepada mereka.

“Tidak usah diperiksa ulang, diobservasi. Ya iyalah, tetap diobservasi,” kata Achmad Yurianto di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Ia sendiri belum mendengar informasi tentang kepulangan kedua WNI ABK Diamond Princess ke Tanah Air. Namun yang pasti, kepulangan mereka akan ditangani oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

“Karena yang memutuskan pulang atau tidaknya kan otoritas Jepang. Bukan kami. Kan dia dirawat di RS di Jepang. Kalau dia sudah dua kali pemeriksaan negatif, pasti diizinkan pulang. (Biaya pulang) yang mengongkosi kan perusahaannya, dari kapalnya itu,” jelas Achmad Yurianto.

Sementara itu, Achmad Yurianto mengungkapkan kondisi pasien terpapar virus corona kasus 1 dan kasus 2 yang dirawat di RS Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, sudah dalam kondisi fisik yang baik. “Tadi saya ke sana (RSPI). Sudah tidak apa-apa. Sudah tidak panas,” ungkapnya.

Terkait ada empat suspect terpapar virus corona yang dirawat di RS Persahabatan, ia mengaku belum menerima laporannya. Sebab, pemerintah tetap menunjuk RSPI Sulianti Saroso sebagai rumah sakit penanganan pasien positif terpapar virus corona.

“Yang pasti (RSPI) Sulianti Saroso masih ada kapasitas, masih muat kok. Bukan tidak perlu ke RS lain. Makanya kenapa di (RS) Persahabatan. Meskipun RS Persahabatan tetap bisa dipakai, disiapkan juga (sebagai RS penanganan pasien terpapar virus corona),” papar Achmad Yurianto.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Moeldoko Tegaskan Tidak Perlu Perpres Penanganan Virus Corona

Moeldoko menegaskan pemerintah tidak perlu membuat Peraturan Presiden (Perpres) tentang penanganan virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

NASIONAL | 4 Maret 2020

Kemsos Naikkan Bantuan Sembako Jadi Rp 200 Ribu

Kementerian Sosial berharap para keluarga penerima manfaat (KPM) dapat memanfaatkan sebaik-baiknya kenaikan program bantuan sembako ini.

NASIONAL | 4 Maret 2020

Pemkab Sleman Siap Tanggung Biaya Pasien Corona

Pemkab Sleman menyatakan siap menanggung biaya pengobatan bagi masyarakat Sleman yang terindikasi positif mengidap virus corona.

NASIONAL | 4 Maret 2020

Sukses Majukan Banggai, Herwin Yatim Raih Penghargaan Akuntabilitas Kinerja 2019

Pemkab Banggai dinilai telah bersungguh-sungguh melakukan berbagai upaya perbaikan sehingga tercipta penggunaan anggaran yang lebih efektif dan efisien.

NASIONAL | 4 Maret 2020

Perangi Corona, Komisi I Minta Pemerintah Perluas Larangan Traveler dari 3 Negara Lain

Pembatasan larangan bepergian ini tentu tidak akan mengganggu hubungan Indonesia dengan tiga negara sahabat tersebut.

NASIONAL | 4 Maret 2020

Bukan Timbun Makanan, Inilah Pesan Wamendes Hadapi Corona

Wamendes berharap agar warga tidak panik dan tetap menerapkan pola hidup sehat melawan virus corona (COVID-19).

NASIONAL | 4 Maret 2020

Agar Efektif, Cukai Plastik Jangan Terlalu Murah

Cukai plastik diharapkan tidak terlalu murah, agar berdampak signifikan pada pengurangan sampah plastik.

NASIONAL | 4 Maret 2020

SKK Migas: Proyek Masela Bisa Jadikan Indonesia Eksportir LNG Dunia

Selesainya proyek Masela beserta penemuan cadangan gas lainnya bisa menjadikan Indonesia kembali sebagai salah satu pemasok LNG dunia.

NASIONAL | 4 Maret 2020

Masyarakat Datangi Posko Pemantauan Corona Naik 4 Kali Lipat

RSPI Sulianti Saroso menyediakan nomor telepon agar pihaknya dapat merespons cepat laporan masyarakat. Hotline melalui nomor telepon 081298865558.

NASIONAL | 4 Maret 2020

Jambi Lanjutkan Pembangunan PLTA Batang Merangin

Pembangunan PLTA Batang Merangin yang sempat terbengkalai lebih 15 tahun akhirnya dilanjutkan kembali.

NASIONAL | 4 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS