Mahfud: Tidak Masalah Polisi Jual Masker
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mahfud: Tidak Masalah Polisi Jual Masker

Jumat, 6 Maret 2020 | 22:26 WIB
Oleh : Roberth Wardhy / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Menko Polhukam Mahfud MD menilai tidak ada masalah polisi menjual masker yang telah disita. Prinsipnya, hasil penjualan bukan untuk pribadi atau kelompok, tetapi dikembalikan ke negara.

"Masyarakat butuh, asal uang tidak dimakan sendiri kan boleh. Kembali ke negara, bisa kembali di mana disita," kata Mahfud di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Ia melihat tindakan polisi menjual masker tidak melanggar aturan. Tujuannya adalah membantu masyarakat yang sedang membutuhkan agar terhindar dari virus Corona.

"Menurut saya sih nggak (melanggar, red), tapi lihat motif dulu atau mens reanya, apa niatnya. Kalau niatnya menolong orang yang butuh kan boleh saja," tutur Mahfud.

Di tempat terpisah, pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menilai tindakan polisi menjual masker hasil sitaan melanggar aturan. Alasannya barang sitaan menjadi bukti di pengadilan.

"Enggak boleh, enggak boleh. Barang-barang sitaan itu harus tetap menjadi barang bukti yang harus dibawa ke pengadilan," kata Bambang.

Ia menjelaskan jika dalih menjual karena kedaruratan, saat ini belum ditetapkan sebagai status darurat. Yang menetapkan adalah presiden, bukan polisi.

"Tugas utama atau Tupoksi kepolisian itu penegakan hukum. Penegakan hukum sesuai dengan prosedur. Bahwa proses penegakan itu barang-barang yang disita itu harus menjadi barang bukti pengadilan. Bahwa pengadilan memutuskan barang itu dibagikan, dijual, dilelang, nanti itu di pengadilan. Jadi tidak bisa kepolisian menyita langsung menjual dengan alasan darurat," jelas Bambang.

Saat ditanya apakah itu masuk dalam diskresi polisi, dia tegaskan diskresi jika tidak ada lembaga lain yang bisa mengambil kebijakan tersebut. Dia tegaskan saat ini, masih ada lembaga lain yang bisa melakukan penjualan masker.

"Diskresi bisa diambil bila dalam keadaan yang mendesak dan harus dilakukan karena tidak ada institusi lain yang terkait. Soal jualan produk kesehatan, ada lembaga lain yang lebih tepat untuk mendistribusikannya. Ada Kemenperindag, dan lain-lain yang bisa melakukan operasi pasar. Tugas polisi itu melakukan pengawasan agar proses itu berjalan normal, bukan dengan jualan sendiri. Kalau alasan diskresi diambil tanpa melihat Tupoksi institusi polri sendiri maupun urgensinya, ke depan masyarakat tidak akan percaya pada penegakan hukum yang dilakukan polri," tutup Bambang.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Temui Mendagri, APKASI Sepakat Pertegas Edukasi Corona

Memasuki gelombang kedua virus corona, pemberian informasi yang rutin diharapkan dapat meredamkan kepanikan masyarakat.

NASIONAL | 6 Maret 2020

Fahira Idris Datangi Bareskrim Terkait Cuitan Corona

Fahira mengatakan tidak ada niat sedikitpun untuk membuat gaduh persoalan suspect corona ini.

NASIONAL | 6 Maret 2020

KPK Komitmen Dorong Revisi UU Tipikor

KPK menyerahkan usulan revisi UU Tipikor kepada DPR dan pemerintah yang memiliki kewenangan membentuk UU.

NASIONAL | 6 Maret 2020

Kagama Ajak Eleman Bangsa Bersatu Hadapi Corona

PP Kagama turut aktif mengajak masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan termakan kabar bohong (hoax).

NASIONAL | 6 Maret 2020

Kerja Sama Lintas Sektor Tekan Angka Stunting di Aceh

Peringkat stunting Aceh menurun dengan adanya kerja sama lintas sektor, serta beberapa upaya oleh pemerintah seperti pembangunan rumah gizi.

NASIONAL | 6 Maret 2020

Ada 37 Laporan Karhutla, Polisi Tetapkan 44 Tersangka

Sepanjang 2020 ini ada 37 laporan polisi terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan total ada 44 orang yang menjadi tersangka pembakar hutan.

NASIONAL | 6 Maret 2020

Niat Presiden Jokowi Entaskan Kemiskinan Diapresiasi

Mengentaskan kemiskinan dinilai membutuhkan upaya serius yang terintegrasi.

NASIONAL | 6 Maret 2020

Tanpa Harun Masiku, KPK Yakin Bisa Buktikan Suap ke Eks Komisioner KPU

Bukti-bukti selama proses penyidikan telah cukup kuat membuktikan adanya suap yang diberikan caleg PDIP, Harun Masiku.

NASIONAL | 6 Maret 2020

Bamsoet: Pemekaran Papua Butuh Kajian Komprehensif

Pemekaran harus dapat memberikan kesejahteraan bagi rakyat Papua.

NASIONAL | 6 Maret 2020

Polisi Periksa 23 Saksi Kasus Bahan Radioaktif

Penyidik mau tahu proses limbah radioaktif yang menyeret pegawai Batan berinisial SM.

NASIONAL | 6 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS