Diduga Korupsi Pengadaan Benih Bawang, Kadis di Kabupaten Malaka Ditahan
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Diduga Korupsi Pengadaan Benih Bawang, Kadis di Kabupaten Malaka Ditahan

Sabtu, 7 Maret 2020 | 08:51 WIB
Oleh : Yoseph A Kelen / JAS

Kupang, Beritasatu.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), menahan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Malaka berinisial YN.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Johannes Bangun mengatakan, YN ditahan karena diduga terlibat kasus korupsi pengadaan benih bawang merah pada dinas yang dipimpinannya tahun anggaran 2018 lalu.

"Nilai kontrak pekerjaan proyek pengadaan benih bawang itu sebesar Rp 9,68 miliar dengan kontraktor pelaksana CV Timindo Kuasa Direktur an Baharudin Tony, " ungkap Johannes kepada wartawan di Kupang, Jumat (6/3/2020) malam.

Selain menahan YN, polisi juga menahan dua orang lainnya yang ikut terlibat dalam korupsi itu.

Sementara dua orang lainnya yang ditahan bertindak sebagai makelar proyek berinisial SS dan EPM.

"Korupsi yang (diduga) mereka lakukan yakni mark-up (penggelembungan) harga dan KKN dalam proses pengadaan barang dan jasa, serta menerima hadiah atau janji terkait paket pekerjaan tersebut atau suap menyuap, yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 4.915.250.000," jelasnya.

Penahanan dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah, sesuai dengan Pasal 184 KUHAP dan Pasal 2 ayat (1), pasal 3 dan Pasal 11 UU RI No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UURI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke- KUH Pidana. Ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

"Penahanan ini akan dilakukan hingga 20 hari ke depan dan dapat diperpanjang," tambahnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Lindungi Pantai Padang, Tanggul Laut Akan Dibangun

Tanggul laut ini akan dibangun di beberapa titik di sepanjang Pantai Padang untuk mengantisipasi kerusakan akibat abrasi tidak semakin para

NASIONAL | 7 Maret 2020

Olimpiade Tetap Berjalan, Para Atlet Harap Antisipasi Corona

Sosialisasi antisipasi wabah corona akan terus dilakukan khususnya bagi para atlet dan ofisial Olimpiade Tokyo mendatang.

NASIONAL | 7 Maret 2020

Gandeng Pemda, UT Harap Majukan Pendidikan Hingga Pelosok

Universitas Terbuka (UT) dan sejumlah pemda menandatangani nota kesepahaman untuk memastikan pendidikan yang merata.

NASIONAL | 7 Maret 2020

Corona, Dinkes Aceh: Orang Sehat Tak Perlu Pakai Masker

Menanggapi kepanikan masyarakat sehingga menimbun masker, Dinkes Aceh tekankan orang sehat tak perlu menggunakan masker.

NASIONAL | 6 Maret 2020

Mahfud: Tidak Masalah Polisi Jual Masker

Mahfud MD melihat tindakan polisi menjual masker tidak melanggar aturan.

NASIONAL | 6 Maret 2020

Temui Mendagri, APKASI Sepakat Pertegas Edukasi Corona

Memasuki gelombang kedua virus corona, pemberian informasi yang rutin diharapkan dapat meredamkan kepanikan masyarakat.

NASIONAL | 6 Maret 2020

Fahira Idris Datangi Bareskrim Terkait Cuitan Corona

Fahira mengatakan tidak ada niat sedikitpun untuk membuat gaduh persoalan suspect corona ini.

NASIONAL | 6 Maret 2020

KPK Komitmen Dorong Revisi UU Tipikor

KPK menyerahkan usulan revisi UU Tipikor kepada DPR dan pemerintah yang memiliki kewenangan membentuk UU.

NASIONAL | 6 Maret 2020

Kagama Ajak Eleman Bangsa Bersatu Hadapi Corona

PP Kagama turut aktif mengajak masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan termakan kabar bohong (hoax).

NASIONAL | 6 Maret 2020

Kerja Sama Lintas Sektor Tekan Angka Stunting di Aceh

Peringkat stunting Aceh menurun dengan adanya kerja sama lintas sektor, serta beberapa upaya oleh pemerintah seperti pembangunan rumah gizi.

NASIONAL | 6 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS