Rumah Wijaya Siapkan Sarana Publik untuk Kegiatan Organisasi di Ranah Pendidikan

Rumah Wijaya Siapkan Sarana Publik untuk Kegiatan Organisasi di Ranah Pendidikan
Peresmian Rumah Wijaya ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Yustinus Paat / RSAT Sabtu, 7 Maret 2020 | 19:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Deepspace.co berkolaborasi dengan Ganara Art membentuk Rumah Wijaya yang akan menjadi melting pot berbagai organisasi dan komunitas yang memiliki spirit untuk memberikan dampak sosial bagi lingkungan sekitar. Rumah Wijaya menyiapkan sarana publik untuk kegiatan organisasi di ranah pendidikan.

Rumah Wijaya ini terletak di Jalan Wijaya V No 6, Jakarta Selatan dan diresmikan oleh Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali, Jumat (6/3/2020). Peresmian ini disaksikan oleh Salman Subakat (CEO Paragon Technology and Innovation dan Pembina Rumah Wijaya), Najelaa Shihab (Founder Semua Murid Semua Guru), dan Tita Djumaryo (Founder Ganara Art).

Pembina Rumah Wijaya Salman Subakat mengatakan kolaborasi Deepspace.co dan Ganara Art akan diwujudkan dalam pelatihan kepemimpinan lewat diskusi dan kegiatan seni. Tantangan ke depan, kata Salman bagaimana caranya teknologi yang diwakili oleh Deepspace.co dan seni kreatif yang diwakili oleh Ganara Art memperjuangkan gagasan baru, untuk pendidikan Indonesia yang lebih baik.

"Kolaborasi ini diharapkan dapat memberi dampak yang berkelanjutan, melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang bisa melihat dari berbagai sudut pandang dan terbuka akan pendekatan serta pemikiran baru, baik lewat seni maupun teknologi," ungkap Salman.

DeepSpace.co adalah konsorsium yang beranggotakan organisasi dengan misi yang sama. Saat ini sudah ada 13 organisasi yang bergabung dalam konsorsium ini yaitu Deep Tech, Everidea, Feedloop, Pemimpin.Id, Semua Murid Semua Guru, Maxima, Rumah Amal Salman, WISH Forum, Virus.Id, Asta Mandala, dan Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan.

Sedangkan Ganara Art memiliki tujuan memberikan pendidikan artistik terbaik serta membentuk pola pikir kritis dan kreatif. Ganara Art juga memiliki gerakan "Mari Berbagi Seni" yang bertujuan menciptakan dampak lebih besar dalam pendidikan menggunakan pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif untuk siswa, guru, dan komunitas berbasis aset lokal.

Selain itu, gerakan ini juga bertujuan mengembangkan pelatihan inklusi sosial dan kesadaran akan keberagaman ke siswa-siswi SMA-SMK di Indonesia. Ganara Art meyakini bahwa kesenian bukanlah pemanis saja, melainkan pemantik. Pemantik perubahan dengan berbagai kegiatan. Spirit ini pula yang menggerakkan hadirnya gerakan-gerakan kebaikan lainnya.

Sementara Founder Semua Murid Semua Guru, Najelaa Shihab, menyambut positif dengan hadirnya Rumah Wijaya ini. Menurut Najelaa, Rumah Wijaya merupakan salah satu bentuk kolaborasi semua jaringan terutama pada dunia pendidikan yang ingin berinteraksi dengan banyak pihak.

“Saya berterima kasih bahwa Paragon sudah menginisiasi ini dan mudah-mudahan makin banyak teman-teman dari berbagai korporasi dan organisasi yang ingin berkontribusi ke dunia pendidikan,” ujar Najelaa.

Rumah Wijaya ini, kata Najelaa bisa digunakan untuk berbagai macam kegiatan. Tergantung dengan kebutuhan komunitas atau organisasi pendidikannya masing-masing.

“Ada yang memang dipakai buat tempat latihan, tempat event, tempat kerja, meeting, dan lain sebagainya tergantung kebutuhannya. Kami berharap, hadirnya Rumah Wijaya ini bukan hanya menjadi tempat kumpulnya komunitas. Akan tetapi juga dapat melahirkan pemimpin-pemimpin baru dan pemikiran baru," pungkas Najelaa.

 



Sumber: BeritaSatu.com