Dampak Corona, FIFA Undur Tinjau Venue U-20

Dampak Corona, FIFA Undur Tinjau Venue U-20
Menpora Zainudin Amali mengadakan rakor bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan terkait persiapan Piala Dunia U-20 di Gedung Menpora, Jakarta, Selasa (10/3/2020). (Foto: kemenpora.go.id)
Jayanty Nada Shofa / JNS Selasa, 10 Maret 2020 | 16:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dengan mengintainya wabah corona, kunjungan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) untuk mengunjungi kesiapan venue Piala Dunia U-20 2021 diundur.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan ketika bertemu langsung dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali di Jakarta, Selasa (10/3/2020).

"Sebelas venue yang digunakan bertanding secara keseluruhan cukup memumpuni. Saat ini, tinggal penentuan dari FIFA di mana mereka akan menentukan 6 dari 11 venue," ujarnya.

Namun, kunjungan FIFA untuk meninjau langsung venue yang direncanakan pada 10-11 Maret terpaksa terundur karena wabah virus corona.

"Sehingga, dokumen-dokumen sekaligus dengan skema stadion kami kirimkan ke pihak FIFA. Namun, kami juga tetap meminta FIFA untuk tetap datang ke Indonesia pada tanggal 20-21 Maret," jelas Iriawan.

Dengan semakin mendekatnya penyelenggaraan U-20, pihak PSSI-Menpora terus melakukan rapat koordinasi (rakor) rutin untuk membahas persiapannya.

"Karena waktunya semakin medekat, rapat reguler terkait penyelenggaraan U-20 akan kami lakukan," ujar Zainudin.

Dalam kesempatan yang sama, rakor ini juga membahas Keputusan Presiden (Keppres) terkait pembagian dua tim yaitu Piala Dunia dan timnas Indonesia dengan PSSI sebagai ketuanya. Tak hanya itu, Instruksi Presiden (Inpres) terkait infrastruktur, fasilitas, dan sarana juga menjadi pembahasan.

Dalam mematangkan persiapan para atlet, akan diselenggarakan pula training camp untuk timnas Indonesia pada bulan Maret ini.

Adapun Menpora menegaskan perihal venue dibutuhkan penyelesaian yang cepat. Namun, pada prinsipnya, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR yang ditugaskan untuk memastikan kesiapan stadion dan lapangan tidak ada halangan apapun sepanjang ada perintah.

"Perintah itu adanya di Inpres. Karena itu, harus Inpres dan Keppresnya segera direalisasi agar kita bisa bergerak. Kita berharap semua wilayah yang akan menjadi tempat Piala Dunia U-20 2021 ada wakilnya, sehingga kita berencana untuk mengundang pemerintah daerah, " ucapnya.



Sumber: kemenpora.go.id