Empat Buruh Tewas Ditabrak Mobil Saat Istirahat Demo

Empat Buruh Tewas Ditabrak Mobil Saat Istirahat Demo
Ilustrasi garis polisi. (Foto: Antara)
Aries Sudiono / FMB Selasa, 10 Maret 2020 | 19:41 WIB

Pasuruan, Beritasatu.com - Sebuah mobil Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi menabrak tenda berisi sejumlah buruh pabrik minuman kemasan PT Bening Sumber Lestari (BSL) yang sedang menginap di trotoar jalan raya, Selasa (10/3/2020) dini hari.

Mereka menginap di dalam tenda aksi karena ingin melanjutkan aksi demo keesokan harinya. Empat orang tewas seketika dan dua orang lainnya mengalami luka-luka serius sehingga dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Mobil dikendarai sopir bernama Sopiyan Wahyu Pujo Ningrat (32) yang merupakan warga Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, melaju dari arah Malang ke Surabaya,” ujar Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Dwi Nugroho, Selasa.

Mobil yang mengangkut satu keluarga itu menabrak pagar perusahaan pabrik minuman kemasan dan menghantam 10 buruh yang sedang tidur di dalam tenda.

Keempat buruh tewas yakni Muhammad Hamzah (32), warga Kelurahan Prigen, Kecamatan Prigen, Pasuruan; Doni Fatofah, warga Desa Ngepung, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk; Ahmad Yani, warga Kecamatan Pandaan; dan Sucipto, warga Desa Jatih Tengah, Kecamatan Pandaan, Pasuruan. Sedang dua korban luka yakni M Arif Wijaya (26), warga Talunongko, Kecamatan Prigen, Pasuruan dan Mahmud, warga Kelurahan Sumbersuko, Kecamatan Purwosari, Pasuruan.

Menurut AKP Dwi Nugroho, mobil Toyota Kijang itu semula melaju kencang dari Malang ke Surabaya namun kemudian oleng naik ke trotoar jalan arteri. Semula ada sekitar 120 orang eks buruh pabrik minuman itu yang sedang melakukan aksi unjuk rasa karena dalam pemutusan hubungan kerja (PHK) mereka banyak yang belum menerima hak-haknya.

Ketua Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Jatim, Akhmad Soim, yang saat itu berada di lokasi mendampingi para buruh, menceritakan detik-detik kecelakaan terjadi. Ia mengatakan bahwa tabrak lari dilakukan ketika kondisi gelap saat masih dini hari. “Memang di depan pabrik itu kan para buruh yang sedang melakukan mogok kerja mendirikan tenda untuk tempat mereka istirahat. Di situ juga banyak motor-motor yang sedang terparkir,” ujar Akhmad Soim ditemui wartawan di tempat kejadian perkara.

Namun sekitar pukul 01.15 WIB dini hari tadi tiba-tiba dari arah Malang meluncur mobil Toyota Innova melaju kencang karena kondisi jalanan di depan pabrik juga sepi. Hanya saja tiba-tiba mobil itu tiba-tiba keluar dari bahu jalan menabrak sejumlah sepeda motor buruh yang diparkir di pinggir jalan raya. “Moncong mobil tetap mlaju dan bahkan menerobos tenda yang ditempati beberapa buruh yang istirahat karena kelelahan setelah melakukan aksi demo. Saya dan teman-teman yang lain langsung membantu korban yang ditabrak untuk evakuasi ke rumah sakit terdekat untuk pertolongan pertama,” ujar Akhmad Soim.

Menurut dia, sejumlah buruh masih melakukan mogok kerja karena dalam proses PHK, manajemen perusahaan belum memenuhi hak-hak para buruh. Akhmad Soim menyebut jika kekurangan yang belum dibayarkan oleh pabrik totaknya sebesar sebesar Rp 4 miliar.



Sumber: BeritaSatu.com