Setara: Perubahan Mekanisme Dana Otsus Agar Tepat Sasaran

Setara: Perubahan Mekanisme Dana Otsus Agar Tepat Sasaran
Tabel Dana Otsus Papua dan Dana Infrastruktur. ( Foto: Beritasatu / Danung Arifin )
Robertus Wardy / RSAT Rabu, 11 Maret 2020 | 20:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Setara Institute Bonar Tigor Naipospos menilai dengan mengubah sistim alokasi dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang lebih terpadu dan terpandu, pemerintah pusat ingin memastikan penggunaan dana Otsus lebih efektif dan tepat sasaran.

Alasannya, selama ini, kuat dugaan dana Otsus yang telah dikucurkan puluhan trilun tidak membawa perubahan di Papua.

"Tapi pertanyaannya apakah ide ini sudah dibicarakan dengan wakil-wakil Papua? Sudahkah dilakukan evaluasi menyeluruh mengenai Otsus Papua yang akan habis masa berlaku tahun depan?" kata Bonar di Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Bonar menanggapi keputusan pemerintah yang memperpanjang alokasi dana Otsus. Namun mekanismenya dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmatif.

Bonar menegaskan akan ada efek samping yang negatif dengan perubahan sistem tersebut. Orang Papua merasa tidak dipercaya dan dianggap kurang memiliki kapasitas dalam pengelolaan pembangunan.

Dia berharap perubahan mekanisme perlu ada dialog antara pemerintah pusat dengan wakil-wakil orang Papua tentang kelanjutan Otsus Papua dan bagaimana peran dan tupoksi masing-masing. "Jangan ditentukan sepihak oleh Jakarta begitu saja," tegasnya.

Bonar juga meminta agar perlu bicara tentang peningkatan kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan di Papua. Di dalamnya juga membicarakan aspek keamanan manusia atau human security.

"Masalah keamanan ini penting di Papua. Harus utuh pembicaraannya agar masyarakat Papua merasa aman," tutup Bonar.



Sumber: BeritaSatu.com