Organisasi Penggerak Prioritaskan Daerah 3T
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Organisasi Penggerak Prioritaskan Daerah 3T

Rabu, 11 Maret 2020 | 21:21 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Plt Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Supriano mengatakan, program Organisasi Penggerak yang akan dijalankan oleh organisasi pendidikan akan diprioritaskan untuk melatih sekolah dan guru di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T).

Supriano menyebutkan, program ini akan diprioritaskan menyebar di beberapa wilayah 3T karena saat ini, target sekolah penggerak kebanyakan berada di daerah 3T. Maka, dengan hadirnya Organisasi Penggerak, Kemdikbud menargetkan sekolah yang dilatih di wilayah tersebut dapat menjadi sekolah penggerak yang akan menularkan praktik baik ke sekolah lain di zona tersebut.

“Program ini akan ada di setiap wilayah yang ada sekolah penggeraknya yang kebanyakan berlokasi di daerah 3T. Nanti kami lihat seperti apa mapping-nya,” ujar Supriano kepada SP, Rabu (11/3/2020) petang.

Supriano menyebutkan, organisasi yang akan tergabung dalam program Organisasi Penggerak ini dibagi menjadi tiga kategori, yakni Gajah, Macan, dan Kijang. Pembagian kategori itu dilihat dari cakupan dan pengalaman organisasi tersebut dalam melatih guru selama ini.

Pertama, kategori Gajah adalah organisasi yang bergerak lebih dari tiga tahun dan telah memberi pelatihan kepada guru dan peserta didik dengan cakupan luas, dan menghasilkan perubahan. Organisasi ini telah memiliki model dan sudah memiliki sistem dalam rangka pengembangan pendidikan yang sudah membuahkan hasil.

Kedua, kategori Macan adalah organisasi yang telah berdiri satu tahun dan sudah berkembang serta memiliki model pelatihan bagus. Organisasi ini bisa memotivasi siswa dan mendorong kepala sekolah serta guru untuk meningkatkan kompetensi, tetapi belum ada perubahannya.

Ketiga, kategori Kijang adalah organisasi baru yang baru mempunyai ide bagus dan menarik dalam mengimplementasikan perencanaannya.

“Jadi kami tidak hanya fokus pada organisasi yang sudah jalan saja, tetapi juga memberikan kesempatan ke organisasi yang punya ide-ide dalam rangka inovasi dan proses perbaikan dan pembelajaran di sekolah,” ujarnya.

Supriano menuturkan, Kemdikbud tidak membatasi organisasi mana pun yang berminat mendaftar sebagai bagian dari program Organisasi Penggerak. Pasalnya, akan ada tim independen yang akan melakukan sejumlah seleksi dan menentukan organisasi yang sesuai dengan kriteria dan ketentuan yang ditetapkan Kemdikbud.

“Kalau untuk bidang yang akan dilatih, tim penggerak ini bebas untuk mendorong guru agar semakin berinovasi dalam mengajar. Nanti kami lihat setelah program ini berjalan. Ini kan harapannya agar ada sekolah penggerak, jadi bidangnya enggak ada yang ditentukan,” kata Supriano.

Ajaran Baru
Sementara itu, Direktur GTK Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemdikbud, Praptono menuturkan, program Organisasi Penggerak ini akan dimulai pada Juli 2020 atau tahun ajaran baru 2020/2021. Praptono menyebutkan, untuk tahun pertama, Kemdikbud menargetkan dapat menyasar 100 kabupaten di seluruh Indonesia.

“Sekolahnya mana, ini ada di dalam skema yang kami atur dalam tahap pengajuan proposal itu. Berapa sekolah yang menjadi sasaran, sesuai dengan kategori yang ada,” kata Praptono.

Ia menegaskan, Organisasi Penggerak ini menjalankan perannya bekerja sama dengan dinas pendidikan dengan menandatangani berbagai macam ketentuan-ketentuan yang wajib dipenuhi. Salah satunya, sekolah yang dipilih sebagai sekolah sasaran, tidak boleh menerima pendampingan dari Organisasi Penggerak lainnya.

“Tentu mereka akan mem-filter, tidak boleh satu sekolah itu menjadi sasaran dari dua organisasi penggerak yang berbeda,” ujarnya.

Anggaran yang akan dialokasikan untuk tiga kategori Organisasi Penggerak ini berjumlah total Rp 595 miliar. Perinciannya, kategori Gajah dengan sasaran lebih dari 100 satuan pendidikan, dapat memperoleh bantuan maksimal Rp 20 miliar per tahun. Lalu kategori Macan dengan sasaran 21-100 satuan pendidikan dapat memperoleh bantuan maksimal Rp 5 miliar per tahun. Kemudian, kategori Kijang dengan sasaran 5-20 satuan pendidikan dapat memperoleh bantuan maksimal Rp 1 miliar per tahun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penyidik Polda Papua Segera Minta Keterangan Nakes Gerald Sokoy

Setelah diserahkan pihak KKB ke Pemda Pegunungan Bintang, Sabtu (25/9/2021) tenaga kesehatan Gerald Sokoy akan dimintai keterangan oleh penyidik Polda Papua.

NASIONAL | 26 September 2021

Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

“Desa-desa mandiri lainnya juga punya potensi beragam yang akan segera ditangani demi Lamongan Megilan dan Desa Berjaya,” tandas Yuhronur.

NASIONAL | 26 September 2021

KY Ungkap 150 Hakim di Jatim Dilaporkan atas Dugaan Pelanggaran Etik

Ketua KY, Mukti Fajar Nur Dewata mengungkapkan pihakna menerima aduan dugaan pelanggaran etik yang diduga dilakukan oleh sedikitnya 150 hakim di Jawa Timur.

NASIONAL | 26 September 2021

Menko Polhukam Diminta Bentuk Tim Investigasi Terkait Polemik Ijazah Jaksa Agung

Menko Polhukam Mahfud MD diminta membentuk tim investigasi terkait polemik latar pendidikan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

NASIONAL | 26 September 2021

Kini Sekolah Jaringan IDN Bisa Bayar SPP Lewat Shopee

2.522 lembaga pendidikan yang tergabung di Jaringan IDN berupa sekolah, kampus, pesantren, PKBM, dan bimbel bisa melakukan pembayaran pendidikan melalui Shopee.

NASIONAL | 26 September 2021

Dua Ormas Bentrok di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Satu Tewas

Bentrokan antar ormas di perbatasan Cianjur-Sukabumi menyebabkan satu orang tewas.

NASIONAL | 26 September 2021


Mendagri Minta Kabupaten Banggai Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

Menurut Mendagri Tito Karnavian, Kabupaten Banggai memiliki potensi luar biasa seperti dari sektor pangan yang tetap bisa tumbuh positif di tengah pandemi.

NASIONAL | 26 September 2021

Kasus Sengketa Tanah Rocky Gerung, Camat dan BPN Silang Pendapat

Camat Babakan Madang maupun kantor ATR/Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bogor saling silang pendapat terkait kasus tanah Rocky Gerung.

NASIONAL | 26 September 2021

PJI, Citi, AIG, dan Marsh Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Digitalisasi

Prestasi Junior Indonesia (PJI) mengimplementasikan edukasi kewirausahaan JA Company Program bagi 323 pelajar SMA/SMK di Jakarta dan Bandung.

NASIONAL | 26 September 2021


TAG POPULER

# Update Covid-19


# Literasi Perdamaian


# Rocky Gerung vs Sentul City


# Lionel Messi


# Kiwirok



TERKINI
Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

DUNIA | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings