Terima Kunjungan Raja Belanda, Sultan Minta Naskah Kuno Milik Keraton Dikembalikan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Terima Kunjungan Raja Belanda, Sultan Minta Naskah Kuno Milik Keraton Dikembalikan

Rabu, 11 Maret 2020 | 22:38 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / JEM

Yogyakarta, Beritasatu.com - Raja Belanda Willem Alexander beserta istrinya Ratu Máxima Zorreguieta, Rabu (11/03/2020). berkunjung ke Yogyakarta dengan rute perjalanan, Keraton Yogyakarta, Kampung Cyber Kota Yogyakarta yang terletak di dekat keraton, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, dan menyaksikan pertunjukan Sendratari Ramayana di Candi Prambanan pada malam hari.

Saat berkunjung ke Keraton Yogyakarta, tampak Sri Sultan Hamengku Buwono X mengenakan pakaian raja lengkap termasuk topi khas raja. Sultan mengenakan pakaian takwa warna cerah dengan motif bunga serta dominasi warna ungu yang dipadukan dengan batik motif parang besar. Penutup kepala yang digunakan Sultan adalah Kuluk Kanigoro berwarna hitam.

Sedang permaisuri Sri Sultan HB X, GKR Hemas, menggenakan kebaya panjang bernuansa emas dengan bawahan batik motif parang. Tampak GKR Hemas bersama empat putri, menantu, dan para cucu Sultan HB X, ikut menyambut pasangan raja dan ratu Belanda tersebut.

Seperti tata-cara Keraton Yogya dalam menyambut tamu penting, Raja Willem Alexander beserta istrinya, Ratu Maxima diterima dan berdialog dengan keluarga kerajaan Yogya di Gedong Jene.

Setelah itu, Sultan dan Raja Belanda bertukar cindera mata sekaligus mempersilahkan raja dan ratu Belanda menyaksikan koleksi benda pusaka di Tratag Proboyekso. Setelah itu, rombongan tamu Kerajaan Belanda menyaksikan pertunjukan Tari Beksan Lawung Ageng di Bangsal Kencono sebelum dijamu makan siang oleh Sultan HB X di Bangsal Manis.

Tarian Beksan Lawung Ageng sendiri merupakan salah satu tarian karya Sri Sultan Hamengku Buwono I, yang naskahnya berbentuk Serat Kandha dan baru saja dikembalikan dari British Library Inggris ke Keraton Yogyakarta.

Beksan Lawung Ageng menggambarkan suasana berlatih perang dan adu ketangkasan dalam bermain tombak, dan dialog yang digunakan dalam tarian merupakan campuran dari bahasa Madura, Melayu, dan Jawa.

Seusai menerima raja dan ratu Belanda, Sri Sultan Hamengku Buwono X menceritakan bahwa mereka hanya ngobrol ringan dan bernostalgia.

"Ya hanya kenangan, beliau dulu pernah ikut ibunya, Ratu Beatrix ke sini. Willem kan ikut waktu itu. Sekarang posisinya beliau datang ke sini sebagai Raja," ujar Sultan.

Selebihnya, menurut Sultan, Ratu Belanda banyak berdialog dengan putri sulungnya, GKR Mangkubumi. "Tahun lalu membuka museum naskah indonesia di Leiden. Kan anak-anak kan diundang datang ke sana. Mereka sudah kenal," ujarnya.

Disinggung mengenai Keris Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro yang selama ratusan tahun disimpan di Leiden Belanda, dan kini telah dikembalikan di Indonesia, Sultan menyatakan, yang penting sudah kembali.

"Yang penting kembali di museum nasional, nggak papa tidak berada di Kraton. Kalau bisa naskah atau barang yang lain juga dikembalikan. Keris bagi orang Jawa punya nilai," ucap Sultan.

Menurut Sultan, pengembalian barang-barang milik Kerajaan Mataram, termasuk keris Pangeran Diponegoro sangatlah penting. Sebab benda-benda tersebut memiliki nilai sejarah dan filosofi yang agung bagi orang Jawa.

Namun begitu, Sultan juga meminta kepada Kerajaan Belanda agar mengembalikan manuskrip-manuskrip kuno dan barang milik Kerajaan Mataram lainnya.

“Kalau bisa tidak hanya keris Diponegoro itu tapi juga naskah lain atau barang bersejarah lainnya,” ungkap Sultan.

Diketahui, selama dua abad lebih, keris Kyai Nogo Siluman tersebut berada di Museum Volkenkunde di Leiden, Belanda. Keris tersebut didapat pemerintah Belanda saat penangkapan Pangeran Diponegoro dalam perang besar antara tahun 1825 hingga 1830.

Setelah mengunjungi keraton, raja dan ratu Belanda juga menyempatkan diri menelusuri Kampung Cyber Yogyakarta yang berada di kawasan Patehan, Kecamatan Kraton.

Dalam kunjungan singkat itu, Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima Zorreguieta berkeliling menyusuri lorong dan pemukiman di Kampung Cyber yang terkenal dengan nuansa internet tersebut dan menerima cinderamata dari anak-anak Kampung Cyber.

Saat berkeliling di Kampung Cyber, Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima Zorreguieta juga singgah di salah satu gerai batik dan sempat mencoba membatik.

Rombongan kemudian menuju UGM, didampingi oleh Menteri Luar Negeri Belanda, Stephanus Abraham Blok, dan Duta Besar Belanda untuk Indonesia, serta Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menteri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono.

Saat memberikan sambutan, Rektor UGM Panut Mulyono menyampaikan bahwa hubungan Belanda dan Indonesia sudah terjalin lama, disertai ikatan sejarah.

“Kerja sama di bidang pendidikan juga merupakan tradisi panjang kedua negara, dengan banyaknya kolaborasi antara UGM serta perguruan tinggi lainnya di Indonesia dengan institusi pendidikan di Belanda,” ungkapnya.

Beberapa peneliti UGM dari bidang kesehatan, biologi, dan hukum menyampaikan presentasi ilmiah di hadapan raja dan ratu Belanda.

Dari bidang kesehatan, salah satunya mempresentasikan kerja sama yang telah dilakukan dengan berbagai institusi di Belanda, salah satunya dengan Queen Maxima Hospital. Di bidang hukum, kerja sama juga telah banyak dijalankan.

Ratu Maxima juga sempat melakukan penyilangan anggrek spesies asli Indonesia, dari kawasan Merapi, yang dipandu oleh dosen Fakultas Biologi UGM Endang Semiarti.

Anggrek tiga warna itu pun dinamakan Vanda Tricolor Lindley “Queen Máxima”.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penerima Beasiswa LPDP Dilarang Terseret Paham Radikal

Ke depan, seleksi LPDP akan diperketat sehingga apabila ditemukan ada mengarah ke radikalisme, maka haknya sebagai penerima dibatalkan.

NASIONAL | 11 Maret 2020

Tingkatkan Kualitas Lingkungan, Dinas LH Harus Aktif Koordinasi dengan SKPD

Kordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) itu sangat penting.

NASIONAL | 11 Maret 2020

Kucurkan Dana Pelatnas, Menpora: Hindari Penyimpangan

Menpora Zainudin Amali kembali menegaskan penggunaan dana pelatnas bersifat transparan dan akuntabel usai mengucurkan dana pelatnas untuk cabor dan NPC.

NASIONAL | 11 Maret 2020

Organisasi Penggerak Prioritaskan Daerah 3T

Program Organisasi Penggerak ini akan dimulai pada Juli 2020 atau tahun ajaran baru 2020/2021.

NASIONAL | 11 Maret 2020

Dampak Corona, Sekolah Boleh Liburkan Siswa Setelah Dapat Rekomendasi Kemkes

Saat ini, sudah ada beberapa sekolah yang memilih meliburkan siswanya untuk mengantisipasi dampak corona.

NASIONAL | 11 Maret 2020

Gudang Penyimpanan Masker Ilegal Digerebek Polresta Sidoarjo

Dalam penggerebekan itu polisi menyita ribuan masker tidak memiliki izin edar.

NASIONAL | 11 Maret 2020

Setara: Perubahan Mekanisme Dana Otsus Agar Tepat Sasaran

Akan ada efek negatif dengan perubahan sistem dana Otsus. Orang Papua merasa tidak dipercaya dan dianggap kurang memiliki kapasitas.

NASIONAL | 11 Maret 2020

Aset Jiwasraya Citos Dijual untuk Bayar Tunggakan Klaim

Kementerian BUMN menyebutkan sudah ada pihak yang tertarik membeli pusat perbelanjaan Cilandak Town Square (Citos).

NASIONAL | 11 Maret 2020

Antisipasi Karhutla, Operasi Hujan Buatan Dimulai di Riau Hari Ini

Tim TMC akan mengoptimalkan potensi awan menjadi hujan untuk pembasahan lahan-lahan gambut yang kering dan pengisian embung-embung penampungan air.

NASIONAL | 11 Maret 2020

Tambah Ruang Isolasi Virus Corona, Gubernur Banten Minta Bantuan Pengusaha

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membutuhkan Rp 12 miliar untuk menambah ruang isolasi pasien virus corona di empat rumah sakit.

NASIONAL | 11 Maret 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS