Cegah Covid-19, Ahmad Sahroni Usul Sistem Satu Pintu di Bandara

Cegah Covid-19, Ahmad Sahroni Usul Sistem Satu Pintu di Bandara
Ahmad Sahroni (Foto: ANTARA)
Carlos KY Paath / RSAT Kamis, 12 Maret 2020 | 21:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni mengusulkan pemberlakuan sistem satu pintu di bandara guna mencegah penyebaran virus corona (covid-19). Hal itu dilakukan apabila pemerintah masih akan menerima penerbangan yang datang dari luar negeri. Menurut Sahroni, penjagaan di bandara harus ekstra ketat.

"Jika memang perlu banget ada penerbangan dari Eropa maupun Asia yang masuk ke Indonesia, maka pemerintah bisa mempertimbangkan sistem satu pintu di bandara. Misalnya, pengunjung masuk hanya boleh dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan keluarnya juga hanya boleh dari Soetta. Dengan begini, kita bisa sangat fokus dalam melakukan pemeriksaan," kata Sahroni, Kamis (12/3/2020).

Sahroni menyatakan pelibatan tim dari TNI dan Polri di bandara demi menghadirkan pemeriksaan dan pencegahan ekstra bagi para pengunjung yang hendak masuk ke Tanah Air juga sangat diperlukan. "TNI dan Polri perlu siaga di pintu masuk dan pintu keluar untuk pengamanan ekstra dan upaya pencegahan, dengan begitu kita waspada dengan cara yang baik," ucap Sahroni.

Diketahui, covid-19 telah terjadi di 114 negara. Organisasi Kesehatan Internasional (WHO) telah mengumumkan virus tersebut sebagai epidemik. Seiring dengan perkembangan ini, berbagai negara seperti Amerika Serikat, India, Arab Saudi, hingga negara-negara Eropa telah memberlakukan kebijakan untuk menolak pengunjung yang datang dari negara-negara dengan angka infeksi yang besar, seperti Tiongkok, Jepang, Italia, hingga Iran.

Sejak Februari 2020, Indonesia sudah memberlakukan larangan masuk bagi pengunjung yang datang dari Tiongkok. Aturan ini bertambah dengan larangan atas pengunjung yang datang dari Iran, Italia, dan Korea Selatan. Sahroni mendorong pemerintah untuk bisa lebih tegas dalam menetapkan kebijakan penutupan penerbangan dari dan ke negara-negara yang memiliki angka infeksi covid-19 yang tinggi.

"Pemerintah Indonesia harus berani mengambil langkah untuk menutup penerbangan yang masuk tidak hanya dari Italia, tapi juga dari negara-negara lain di Eropa. Amerika Serikat sudah memberlakukan kebijakan itu, dan kita juga harusnya bertindak tegas," ujar politisi Partai Nasdem tersebut.

Sahroni pun menyebutkan selain dari Eropa, penerbangan dari Asia juga perlu dipertimbangkan untuk dihentikan. Pemerintah  harus berani menutup semua bandara dari penerbangan luar negeri yang datang dari negara-negara dengan angka corona yang tinggi.



Sumber: BeritaSatu.com