Sertijab Kakanwil, Kemenkumham Aceh Harap Berantas Narkoba di Rutan

Sertijab Kakanwil, Kemenkumham Aceh Harap Berantas Narkoba di Rutan
Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Politik Kamaruddin Andalah menghadiri sertijab di Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, Kamis (11/3/2020). ( Foto: Pemprov Aceh )
Jayanty Nada Shofa / JNS Kamis, 12 Maret 2020 | 22:09 WIB

Banda Aceh, Beritasatu.com - Zulkifli kini secara resmi menduduki posisi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) usai mengikuti serah terima jabatan (sertijab) di Banda Aceh, Kamis (12/3/2020).

Adapun proses sertijab ini dihadiri langsung oleh Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kamaruddin Andalah.

Dengan sertijab ini, Zulkifli resmi menggantikan Lilik Sujandi yang sebelumnya menjabat dengan posisi yang sama selama lima bulan.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya solidaritas dan kerja sama dalam bekerja khususnya bagi aparatur sipil di bawah Kemenkumham untuk menghadapi tantangan yang semakin berat.

"Kerjasama tim yang solid adalah sebuah kesuksesan bagi sebuah lembaga," pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Direktorat Jenderal Permasyarakatan Nugroho mengatakan Kemenkumham kini gencar dalam mewujudkan proses pembangunan zona integritas wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBK/WBBM). Menurutnya, pembangunan zona integritas dapat memicu pembentukan pemerintahan yang baik, serta pelayanan publik yang cepat dan efisien.

Untuk memperkuat zona integritas, Kemenkumham turut memusatkan perhatian pada penanganan narkoba khususnya di wilayah rutan. Sebab, Kemenkumham bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap peredaran ganja yang dikendalikan oleh napi di balik lapas.

"Dengan ini, kita harus bekerja lebih keras lagi secara bersama dan berkoordinasi dengan Polda, BNN dan pihak terkait pemberantas narkoba di dalam lapas rutan," ujar Nugroho.

Sebagai informasi, Zulkifli pernah menjabat sebagai Kamwil Kemenkumham di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tengah. Ia juga pernah menduduki jabatan penting di Kemenkumham Jakarta.



Sumber: PR