Gerindra Usung Petahana Suharsono di Pilbup Bantul

Gerindra Usung Petahana Suharsono di Pilbup Bantul
Partai Gerindra akan mengusung petahana Suharsono (kedua kiri) dalam Pilbup Bantul 2020. ( Foto: ANTARA )
/ JAS Sabtu, 14 Maret 2020 | 16:19 WIB

Bantul, Beritasatu.com - Partai Gerindra secara resmi telah memutuskan untuk mengusung petahana Suharsono dalam kontestasi Pemilihan Bupati Bantul (Pilbup Bantul) 2020. Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra telah memberikan rekomendasi kepada Suharsono sebagai calon bupati dalam kontestasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang akan diselenggarakan pada September 2020.

"Pak Sekjen (Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Ahmad Muzani) sangat mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh terhadap Suharsono untuk menyelesaikan pembangunan di Bantul bagaimana lebih baik dan lterus ebih baik," kata Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Bantul Darwinto saat konferensi pers di Bantul, Jumat (14/3/2020).

Menurut dia, ada tiga poin penting yang disampaikan DPP partai berlambang kepala garuda tersebut kepada DPC pada 10 Maret 2020, yang pertama adalah, DPP partai menegaskan dan memutuskan bahwa akan mengusung dan memberikan rekomendasi satu nama yaitu Suharsono.

"Poin kedua DPP menginstruksikan memberikan tugas kepada Suharsono sekaligus sebagai calon (cabup Bantul) dari Gerindra untuk mencari dan memutuskan siapa yang akan menjadi wakilnya. Jadi diberi hak istimewa untuk mencari dan menentukan siapa yang akan menjadi calon," katanya.

Dia melanjutkan, poin ketiga adalah, Suharsono yang juga selaku Ketua DPC Partai Gerindra Bantul diberi tugas dan perintah dari DPP partai untuk mencari mitra partai koalisi agar memenuhi syarat ambang batas parlemen untuk mencalonkan pasangan cabup-cawabup pada Pilbup Bantul 2020 yaitu 20 persen dari total kursi di lembaga legislatif.

Sementara Partai Gerindra Bantul dalam Pemilihan Legislatif 2019 meraih sebanyak delapan kursi legislatif, sehingga untuk memenuhi ambang batas untuk mencalonkan di Pilbup Bantul 2020 hanya membutuhkan tambahan satu kursi untuk menjadi sembilan kursi atau 20 persen dari total 45 anggota DPRD Bantul.

"Kita menghormati mekansime di partai lain yang sekarang sedang berproses, artinya kita menunggu rekan-rekan lain yang sudah berproses untuk bisa bergabung, berkoalisi dengan kita. Mekanisme kita hormati, kita tidak akan meninggalkan," katanya.

Sementara itu, Suharsono mengatakan, saat pemanggilan dirinya ke DPP Partai Gerindra pada 10 Maret 2020 lalu, dia berhalangan hadir karena sedang memenuhi undangan dari Kementerian Hukum dan HAM untuk mendapat penghargaan, sehingga diwakilkan Sekretaris DPC Gerindra Bantul dan jajaran pengurus inti partai politik tersebut.

"Tadi sudah disampaikan semua apa perintah DPP terhadap saya khususnya untuk maju calon bupati, ada tiga hal. Intinya calon bupati dari Gerindra sepenuhnya diberikan kepada saya, juga dikasih wewenang penuh mencari wakil saya dan mencari partai koalisi tergantung dari saya," katanya.



Sumber: ANTARA