Cairkan Dana Desa, Mendes: Harap Digunakan Untuk Padat Karya

Cairkan Dana Desa, Mendes: Harap Digunakan Untuk Padat Karya
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar ketika mengadakan pertemuan antara para pemangku kepentingan desa di Bener Meriah, Aceh, Sabtu (14/3/2020). ( Foto: Kemendes PDTT )
Jayanty Nada Shofa / JNS Sabtu, 14 Maret 2020 | 20:25 WIB

Bener Meriah, Beritasatu.com - Dengan dicairkannya dana desa tahap pertama, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menghimbau agar penggunaannya disalurkan untuk infrastruktur sistem Padat Karya Tunai (PKT).

Hal ini diungkapkan oleh sosok yang akrab disapa Gus Menteri ini ketika mengadakan pertemuan dengan Imum Mukim, Kepala Desa, Sekretaris dan Petue Kampung se-Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Sabtu (14/3/2020).

"Penyaluran tahun ini sudah langsung masuk ke kas desa. Kalau ada keterlambatan penyaluran, salah satunya dikarenakan APBDesnya belum selesai jadi harap segera diselesaikan. [...] Di dalam APBDes, pasti ada infrastruktur. Jadi, saya minta yang sudah dirancang di tengah atau akhir tahun agar ditarik di awal-awal," ujarnya.

Adapun program PKT ini adalah penciptaan lapangan kerja melalui kegiatan pembangunan secara swakelola. Ditunjukkan untuk masyarakat marginal di daerah perdesaan, Gus Menteri menekankan sistem ini dapat memberikan daya tahan ekonomi.

"Kalau yang dilibatkan dalam sistem PKT ini adalah penggangguran atau setengah pengangguran. Maka, mereka dapat pekerjaan dan peredaran uang pasti akan terjadi. [Kemudian,] konsumsi meningkat dan ini akan memberikan daya tahan ekonomi," katanya.

Dengan munculnya keterlibatan masyarakat dalam bekerja, Gus Menteri mengapresiasi keefektifan sistem PKT di kabupaten Bener Meriah. Sebab dengan ini, dana desa dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

"Target kami bagaimana dana desa itu dirasakan kehadirannya oleh sebagian besar warga desa. Bukan hanya pada elit-elit desa atau kelompok-kelompok yang dekat dengan balai desa. Tapi, yang di pinggiran pun harus merasakan manfaat dana desa," tutupnya.

Usai pertemuan, Gus Menteri menyerahkan sertifikat tanah secara simbolis kepada 800 transmigrasi Bener Meriah dan melanjutkan kegiatan meninjau Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) di Desa Blang Rakal.



Sumber: PR