MAM Sarankan KPPU Aktif dalam Pengadaan Alat Deteksi Dini Tsunami BMKG

MAM Sarankan KPPU Aktif dalam Pengadaan Alat Deteksi Dini Tsunami BMKG
Alat pendeteksi dini tsunami. ( Foto: Istimewa )
Jaja Suteja / JAS Senin, 16 Maret 2020 | 13:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat Anti Monopoli (MAM) menyarankan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) berperan aktif ikut mengawasi pengadaan alat deteksi dini bencana tsunami dan gempa (early warning system) di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) .

"Sesuatu yang menyangkut hajat hidup orang banyak (alat deteksi dini), jelas harus mendapat perhatian serius oleh Lembaga pemerintah yang menanganinnya seperti BMKG," kata Ketua Umum MAM Moh Jawahir di Jakarta, Senin (16/3/2020).

Menurutnya, Badan Meteorologi, Klimatologo dan Geofisika (BMKG) harusnya belajar dari kejadian gempa bumi magnitudo yang menyebabkan Tsunami dan gempa baik di Banten, Lampung maupun Palu, yang mana alat deteksi tidak berfungsi maksimal.

Jawahir mengatakan, Pemerintah melalui BMKG seharusnya lebih serius dalam hal pengadaan alat mitigasi Bencana. "Oleh karenanya, jika alat peringatan dini berjalan dengan baik, mungkin jumlah korban yang terdampak bisa dapat diminimalisir," katanya.

"Kami sebagai masyarakat berharap kepada BMKG agar berjalan sesuai prosedur sehingga barang atau jasa yang dihasilkan bisa memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat. Kami juga meminta agar Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terlibat aktif ke dalam pengawasan ini," tekannya.



Sumber: BeritaSatu.com