Jabar Siapkan Gedung Kemuning RSHS untuk Tampung Seluruh Pasien Corona

Jabar Siapkan Gedung Kemuning RSHS untuk Tampung Seluruh Pasien Corona
Ruangan isolasi infeksi khusus Kemuning di Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin (RSHS),Bandung, Jawa Barat. ( Foto: Antara )
Adi Marsiela / LES Rabu, 18 Maret 2020 | 19:38 WIB

Bandung, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah mempersiapkan beberapa skenario guna mengantisipasi penyebaran wabah virus corona.

Hingga Rabu (18/3/2020), Kementerian Kesehatan melansir jumlah orang yang positif corona di Indonesia mencapai 227 orang, dengan 19 orang meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Provinsi Jawa Barat melansir ada 11 orang yang positif corona di provinsi yang dihuni hampir 50 juta jiwa ini.

Ridwan memaparkan, secara umum skenario penanganan itu terbagi menjadi tiga. Pertama, penanganan seperti yang tengah berlangsung sekarang ini dengan memanfaatkan delapan rumah sakit rujukan. Kedua, apabila pasien dengan status positif corona lebih dari 250 orang maka seluruh ruang perawatan di Gedung Kemuning Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung akan dimanfaatkan untuk merawat pasien Covid-19.

“Seluruh gedung Kemuning itu total 250 bed akan dikonversi jadi gedung Covid-19. Pasien TBC dan lainnya yang masih berdampingan dengan (pasien) Covid-19 akan digeser ke rumah sakit lain,” ujarnya.

Saat ini, RSHS memanfaatkan lima ruangan isolasi di Ruang Infeksi Khusus Kemuning yang dilengkapi tekanan udara rendah dan ventilator. Apabila diperlukan, pengelola RSHS sudah menyiapkan 12 tempat tidur tambahan.

Apabila jumlah pasien positif itu terus bertambah secara signifikan, Ridwan bakal mengumumkan seluruh ruang perawatan di RSHS untuk dipakai oleh pasien Covid-19. “Pasien lainnya akan kami distribusikan ke rumah sakit yang lain,” tegas Ridwan.

Sistem Informasi Rawat Inap, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan melansir jumlah tempat tidur di RSHS mencapai 981 unit yang terbagi ke dalam 38 ruang perawatan.

Selain itu, Ridwan menambahkan, pihak Komando Daerah Militer III/Siliwangi juga sudah menyatakan kesiapannya untuk memanfaatkan berbagai barak militer apabila dibutuhkan. Barak-barak tersebut akan dikonversi menjadi ruang perawatan bagi pasien Covid-19.



Sumber: BeritaSatu.com