Puan Minta Pemerintah Percepat Kebijakan Penanganan Covid-19
INDEX

BISNIS-27 532.645 (0.35)   |   COMPOSITE 6373.41 (7.9)   |   DBX 1200.38 (0)   |   I-GRADE 185.572 (-1.85)   |   IDX30 530.591 (1.96)   |   IDX80 143.3 (1.12)   |   IDXBUMN20 436.746 (0.64)   |   IDXESGL 146.832 (1.65)   |   IDXG30 145.313 (-1.67)   |   IDXHIDIV20 465.476 (1.87)   |   IDXQ30 150.721 (-1.62)   |   IDXSMC-COM 298.62 (1.8)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (5.72)   |   IDXV30 150.9 (5.44)   |   INFOBANK15 1063.78 (-18.45)   |   Investor33 452.728 (-0.28)   |   ISSI 189.451 (1.04)   |   JII 667.742 (5.84)   |   JII70 234.615 (1.72)   |   KOMPAS100 1279.35 (2.16)   |   LQ45 988.752 (2.86)   |   MBX 1764.22 (2.52)   |   MNC36 335.71 (0.75)   |   PEFINDO25 340.233 (1.02)   |   SMInfra18 325.434 (-1.27)   |   SRI-KEHATI 386.573 (-1.21)   |  

Puan Minta Pemerintah Percepat Kebijakan Penanganan Covid-19

Kamis, 19 Maret 2020 | 14:01 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPR Puan Maharani meminta Pemerintah mempercepat keputusan tentang penanganan pandemi covid 19, sejalan dengan sikap proaktif masyarakat yang melakukan pencegahan lewat social distancing.

Puan mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi bagaimana masyarakat secara nyara dan jelas telah melaksanakan langkah pencegahan penyebaran virus covid 19. Dari kampanye rajin mencuci tangan, saling memotivasi untuk melakukan social distancing, serta saling memberi semangat.

"Ini karakter asli masyarakat kita, bergotong royong menghadapi masalah. Modal sosial untuk mengatasi persoalan wabah ini sudah hidup. Jangan disia-siakan. Karena itu, DPR meminta pemerintah mempercepat upaya-upaya penanggulangan virus corona," kata Puan Maharani, Kamis (19/3/2020).

Menurut Puan, Pemerintah sudah tepat saat membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Namun di lapangan, upaya percepatan penanganan belum terlihat nyata. Maka itu, sekarang saatnya melompat lebih jauh, lebih cepat. Negara harus betul-betul dirasakan kehadirannya oleh masyarakat dalam memimpin penanggulangan virus Corona.

Misalnya, Pemerintah seharusnya memperluas pelayanan pemeriksaan di area publik seperti pasar, stasiun, dan terminal.

Pemerintah hendaknya mempermudah masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait corona seperti peta sebaran kasus dan informasi layanan kesehatan.

Pemerintah juga diharapnya agar melakukan percepatan aksi seperti penyediaan alat tes virus Corona dalam jumlah masif yang disebar di berbagai titik pelayanan kesehatan masyarakat. Di sisi lain, petugas medis harus aktif mendatangi wilayah yang rawan untuk melakukan tes tersebut.

"Sekaligus mempermudah akses masyarakat untuk melakukan tes virus Corona. Pemerintah secepatnya mencari solusi agar layanan tes Corona ini bisa dilakukan secara gratis," tukas Politikus PDI Perjuangan itu.

Selain itu, pemerintah selayaknya menyediakan alat perlindungan diri dari risiko terpapar virus corona kepada warga. Seperti masker dan hand sanitizer secara cuma-cuma. Sudah waktunya pula pemerintah menyiapkan bilik sterilisasi terutama di terminal/stasiun transportasi umum, atau di tempat publik lainnya.

"DPR mendukung penggunaan dana penanganan dan penanggulangan bencana untuk kegiatan penanggulangan virus corona," tandas Puan.

Untuk menjaga ketenangan warga, pemerintah juga harus menjamin ketersediaan bahan pokok sehingga tidak menimbulkan panic buying.

Pemerintah harus memastikan layanan publik terus berjalan meski pun ada kebijakan Bekerja Dari Rumah (Working From Home) sebagai penerapan social distancing.

"Pemerintah juga harus memikirkan warga yang kehilangan pendapatan akibat praktik social distancing. Karena itu, perlu dirumuskan segera kebijakan afirmatif atas dampak Corona terhadap masyarakat yang tidak mampu," pungkas Puan.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

MPR Minta Pemerintah Prioritaskan Alat Pelindung Tenaga Medis

"Jadi prioritas khususnya bagi rumah sakit rujukan yang menangani pasien Covid-19, mengingat sudah adanya tenaga medis yang menjadi korban positif terinfeksi."

NASIONAL | 19 Maret 2020

Pasien Positif Covid-19 di Banten Bertambah Dua Kali Lipat

Jumlah pasien positif terpapar Covid-19 di Banten bertambah dari 10 menjadi 20 orang.

NASIONAL | 19 Maret 2020

Wapres Minta Pemimpin Agama Ikuti Kebijakan Pemerintah Terkait Covid-19

"Acara pertemuan, apalagi dalam skala besar, yang membuat antarorang terjadi kontak langsung, di tengah wabah Covid-19 ini sangat berbahaya."

NASIONAL | 19 Maret 2020

Komisi III DPR Minta Polri Evaluasi Izin Kegiatan Massal

"Evaluasi semua izin kegiatan pengumpulan massa di seluruh daerah. Komunikasi dengan panitia pelaksana agar setidaknya menunda kegiatan."

NASIONAL | 19 Maret 2020

Bertambah Satu, Pasien Corona yang Meninggal di Jateng jadi 3 Orang

Pasien yang meninggal memiliki riwayat perjalanan mengikuti seminar di Bogor.

NASIONAL | 18 Maret 2020

Mgr Siprianus Hormat Resmi Jabat Uskup Ruteng

Keuskupan Ruteng sudah mempunyai uskup.

NASIONAL | 19 Maret 2020

Covid-19 Meluas, Manulife Lindungi Nasabah

Manulife Indonesia mengalokasikan dana Rp 10 miliar untuk seluruh pertanggungan karena terdiagnosis Covid-19 dan tutup usia dengan periode sampai 31 Mei 2020.

NASIONAL | 19 Maret 2020

Sekolah Diliburkan, Pemprov Aceh: Anak-anak Diharapkan Tidak Bepergian

Dengan diliburkannya sekolah karena corona, Pemprov Aceh menegaskan agar orang tua tetap memantau anak-anaknya untuk tidak bepergian.

NASIONAL | 19 Maret 2020

Mendagri Minta Kepala Desa Tuntaskan APBDes untuk Jaga Perekonomian

Pemerintah sudah menyiapkan dana desa sebesar Rp 72 triliun untuk tahun 2020.

NASIONAL | 19 Maret 2020

Jangan Panik, Jokowi Pastikan Stok Pangan Cukup

Apalagi pada Maret hingga April 2020, masih banyak daerah yang mulai panen raya.

NASIONAL | 19 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS