Ada Wabah Corona, Tim Advokasi Minta Sidang Peneror Novel Baswedan Ditunda
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.29)   |   COMPOSITE 6251.05 (32.83)   |   DBX 1329.86 (13.52)   |   I-GRADE 180.794 (0.43)   |   IDX30 506.396 (0.64)   |   IDX80 136.709 (0.45)   |   IDXBUMN20 403.084 (2.34)   |   IDXESGL 140.339 (-0.05)   |   IDXG30 143.133 (0.71)   |   IDXHIDIV20 446.039 (0.66)   |   IDXQ30 145.232 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 293.729 (3.25)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (2.82)   |   IDXV30 135.556 (1.49)   |   INFOBANK15 1043.56 (-1.82)   |   Investor33 435.417 (0.1)   |   ISSI 183.035 (1.57)   |   JII 629.726 (5.8)   |   JII70 221.943 (2.41)   |   KOMPAS100 1220.71 (4.07)   |   LQ45 950.717 (1.36)   |   MBX 1696.63 (7.47)   |   MNC36 322.327 (0.17)   |   PEFINDO25 325.87 (1.39)   |   SMInfra18 306.901 (2.89)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.4)   |  

Ada Wabah Corona, Tim Advokasi Minta Sidang Peneror Novel Baswedan Ditunda

Kamis, 19 Maret 2020 | 15:08 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Advokasi Novel Baswedan meminta Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) menunda sidang perdana perkara dugaan teror terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut yang rencananya digelar pada Kamis (19/3/2020) hari ini.

Tak hanya perkara teror terhadap Novel, tim Advokasi juga meminta Mahkamah Agung (MA) menunda seluruh persidangan. Permintaan ini didasari mewabahnya virus corona yang dikhawatirkan akan berdampak pada kualitas proses persidangan.

"Hari ini sidang pertama (pembacaan dakwaan) kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Tim advokasi berharap sidang ditunda karena adanya pandemik corona yang akan berdampak pada tidak maksimalnya proses persidangan. Mahkamah Agung seharusnya menunda seluruh agenda sidang sehingga membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona," kata Alghiffari Aqsa, salah seorang anggota Tim Advokasi Novel dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Meski demikian, Tim Advokasi menyerahkan kepada Majelis Hakim untuk memutuskan keberlanjutan sidang perkara teror terhadap Novel. Alghiffari memastikan Tim Advokasi Novel akan terus mengawal dan memantau jalannya proses persidangan.

"Meskipun faktanya demikian, Tim Advokasi akan terus memantau persidangan perdana kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan tersebut," katanya.

Tim Advokasi berharap sidang dengan dua terdakwa, Rony Bugis dan Rahmat Kadir Mahulete ini tidak hanya formalitas untuk menenangkan publik. Proses persidangan, katanya, seharusnya dapat mengungkap motif dan otak dari teror terhadap Novel yang terjadi pada 11 April 2017 silam tersebut.

"Tim Advokasi mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengungkap motif dan aktor di belakang pelaku dalam proses persidangan. Kasus dua orang tersangka penyiram air keras ini harus menjadi pijakan untuk mempidanakan aktor intelektual yang sampai saat ini "tidak mau" atau tidak sanggup diungkap oleh kepolisian," katanya.

Alghiffari menekankan sidang perdana yang akan membacakan dakwaan pasal terhadap kedua terdakwa menjadi kunci untuk mengungkap aktor intelektual di balik teror terhadap pemberantasan korupsi ini. Untuk itu, Jaksa harus memastikan dakwaan kasus ini tidak berhenti hanya pada pelaku lapangan.

"Tim Advokasi juga mendesak JPU untuk bekerja secara independen, transparan, dan akuntabel dengan menghadirkan bukti-bukti yang maksimal di persidangan sehingga pembuktian menjadi kuat dan JPU dapat menuntut dengan pasal yang terberat," katanya.

Dalam kesempatan ini, Tim Advokasi juga berharap Majelis Hakim dapat melihat dan memutus perkara ini dengan obyektif. Ditegaskan, perkara ini bukan hanya sekadar penganiayaan terhadap Novel semata, melainkan teror terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Tim Advokasi berharap hakim memutus dengan objektif dan melihat kasus ini tidak hanya sekadar penganiayaan tapi juga serangan terhadap KPK dan pemberantasan korupsi," tegasnya.

Diberitakan, PN Jakut akan menggelar sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap Rony Bugis dan Rahmat Kadir Mahulete. Sidang ini akan dipimpin Ketua Majelis Hakim Djuyamto, dengan anggota Taufan Mandala dan Agus Darwanta serta Panitera Penganti M Ichsan.

Sebelumnya, Polri telah menangkap dua tersangka penyiram air keras terhadap Novel Baswedan, Kamis (26/12/2019) lalu. Penangkapan terhadap Rony dan Rahmat yang merupakan polisi aktif itu dilakukan kepolisian setelah melalui proses yang panjang dengan berbagai tim yang dibentuk sejak teror terhadap Novel Baswedan terjadi pada 11 April 2017 silam. Meski demikian, hingga kini belum diketahui secara pasti motif Rony dan Rahmat meneror Novel. Kepolisian juga belum berhasil mengungkap otak atau pelaku utama dari teror yang membuat kedua mata Novel terluka parah tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bos Dempo Segera Diadili Atas Perkara Suap Proyek Masjid Agung Solok Selatan

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah merampungkan berkas penyidikan tersangka pemberi suap kepada Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria.

NASIONAL | 19 Maret 2020

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Dinyatakan Negatif Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengumumkan hasil tes deteksi Covid-19 di Istana Bogor, Kamis (19/3/2020).

NASIONAL | 19 Maret 2020

Pemerintah Masih Bahas Aturan Saat Puasa dan Lebaran

Pemerintah masih membahas simulasi sekaligus aturan yang dilaksanakan pada bulan Puasa (pertengahan April) hingga Lebaran (akhir Mei)

NASIONAL | 19 Maret 2020

Ketua DPR RI Imbau Masyarakat Lakukan Pencegahan Mandiri

Ketua DPR juga mengimbau agar masyarakat bersikap positif dan bahu membahu, bergotong royong mengatasi pandemi corona.

NASIONAL | 19 Maret 2020

Respon Covid-19, Bahaso Gratiskan Layanan Kursus Bahasa Inggris Daring

Peserta juga mendapatkan sertifikat dari FIB Universitas Indonesia setelah menyelesaikan sejumlah tingkatan tes.

NASIONAL | 19 Maret 2020

Baznas DKI Siapkan Refill Sanitizer di 1400 Titik untuk Cegah Korona

Di tengah upaya pemerintah mencegah penyebaran virus korona baru (Covid-19), Baznas (Bazis) DKI Jakarta mengambil inisiatif cemerlang dengan menyediakan refill hand sanitizer di 1400 titik di seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu

NASIONAL | 19 Maret 2020

Tablig Akbar di Sulawesi Selatan Batal Digelar

Zainut Tauhid Sa’adi memastikan acara Tablig Akbar se-Asia yang digelar di Sulawesi Selatan telah dibatalkan.

NASIONAL | 19 Maret 2020

Waspada Corona, Pentingnya Keterlibatan Pemerintah Desa

Dalam memerangi penyebaran corona Wamendes Budi Arie menekankan pentingnya keterlibatan segala pihak termasuk perangkat dan pendamping desa.

NASIONAL | 19 Maret 2020

MPR Dukung Kebijakan Pemerintah Perketat Perjalanan dari Delapan Negara

Delapan negara itu memiliki kasus virus Covid-19 yaitu Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss dan Inggris. Larangan itu berlaku 20 Maret 2020.

NASIONAL | 19 Maret 2020

Persiapan Haji Tetap Berjalan

Arab Saudi masih memberlakukan lockdown untuk mencegah virus Covid-19 dalam penyelenggaraan haji.

NASIONAL | 19 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS