60 Kasus Baru, Hari Ini Total Pasien Corona Menjadi 369 Orang

60 Kasus Baru, Hari Ini Total Pasien Corona Menjadi 369 Orang
Ilustrasi virus "corona". ( Foto: Antara )
Dina Manafe / EAS Jumat, 20 Maret 2020 | 16:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto, melaporkan ada penambahan kasus baru positif virus corona (Covid-19) sebanyak 60 orang. Total orang yang positif terinfeksi corona sebanyak 369 orang per hari ini, Jumat (20/3/2020).

Penambahan kasus baru ini tercatat mulai dari kemarin, Kamis (19/3/2020) pukul 12.00 WIB, sampai hari ini, Jumat (20/3/2020) di jam yang sama.

"Ada penambahan kasus baru 60, sehingga total kasus positif adalah 369. Kemudian ada penambahan 1 kasus yang sembuh, sehingga jumlah total yang sembuh menjadi 17 orang. Kemudian ada penambahan kasus meninggal sebanyak 7 orang, sehingga total kasus meninggal menjadi 32 orang,” kaya Yurianto dalam telekonferensi di kantor BNPB, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Yurianto juga menjelaskan seluruh prosedur yang dilakukan untuk semua kasus baru. Menurut dia, begitu pemeriksaan laboratorium selesai dilakukan, maka langsung dikirimkan ke rumah sakit yang merawat pasien. Karena ini adalah hak pasien untuk mengetahui kondisinya. Kemudian dokter penanggungjawab pasien bisa langsung memberitahu kepada pasien tentang penyakitnya.

Data pasien ini kemudian dikirim ke Dinas Kesehatan di mana pasien berdomisili. Gunanya untuk melihat identitas, alamat dan sebagainya dari pasien tersebut, sehingga bisa digunakan sebagai penelusuran kontak (contact tracing) untuk mencari siapa saja yang pernah kontak dekat dengan pasien.

"Kemudian yang harus dilakukan adalah mencari, menemukan, dan mengisolasi kasus positif di masyarakat supaya tidak semakin menyebar ke mana mana,” kata Yurianto.

Yurianto juga mengingatkan masyarakat agar tetap jaga jarak atau social distancing dalam berinteraksi sosial. Ini adalah cara paling efektif, paling mudah, dan semua bisa melaksanakannya untuk mengurangi kemungkinan terjadinya penularan dari orang yang sakit.

"Jaga jarak dan tetap tenang,” kata Yurianto.



Sumber: BeritaSatu.com