224 PTT Bapenda Kalbar Tandatangani Surat Perjanjian Kontrak

224 PTT Bapenda Kalbar Tandatangani Surat Perjanjian Kontrak
Kepala Bapenda Pemprov Kalbar Mahmudah ( Foto: Beritasatu Photo / Sahat Oloan Saragih )
Sahat Oloan Saragih / RSAT Selasa, 24 Maret 2020 | 08:52 WIB

Pontianak, Beritasatu.com - Sebanyak 224 pegawai tidak tetap (PTT) atau pegawai kontrak di lingkungan kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan pendatangan kontrak kerja selama satu tahun terhitung sejak Januari hingga Desember 2020.

Penandatanganan Surat perjanjian kontrak ini dilakukan berdasarkan Pergub Nomor: 121 tahun 2019 tentang tenaga kontrak dan Pergub Nomor 129 tahun 2019 tentang perubahan atas Pergub Nomor 121 Tahun 2019 tentang tenaga kontrak yang mengatur persyaratan dan isi tenaga kontrak.

Hal tu dikatakan Kepala Bapenda Pemprov Kalbar Mahmudah melalui Kasubag Umum dan Apartur Hendra BS dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com, Senin (23/3/2020).

Dikatakan penandatangan pegawai atau tenaga kontrak di lingkungan Bapenda ini, dilaksanakan sesuai dengan keputusan Gubernur Nomor 814/29/BKD melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Kalbar.

Disebutkan 224 orang tenaga kontrak itu terdiri dari kantor pusat Bapenda sebanyak 35 orang, UPT PPD Pontianak Wiayah I 69 orang, UPT PPD Wilayah Mempawah 32 orang, Singkawang 35 orang, Sanggau 22 orang, Sintang 21 orang, Putussibau 8 orang, dan Wilayah Ketapang 11 orang.

Penandatangan yang dilakukan mengalami keterlambatan karena memerlukan persiapan dan tahapan yang harus dipenuhi. Sebab jumlah tenaga kontrak yang ada di lingkungan Bapenda jumlahnya cukup banyak yaitu sebanyak 224 orang, dan berbeda dengan jumlah tenaga kontrak pada dinas atau badan atau organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya .

Mahmudah menambahkan, berdasarkan Keputusan Gubernur Kalbar Nomor 814/29/BKD/ tahun 2020 data calon tenaga kontrak yang ada di Bapenda yang sebelumnya berjumlah 228 orang berkurang menjadi 224 orang. Jumlah inilah yang diberi kewenangan untuk dilakukan penandatanganan SPK tenaga kontrak oleh Bapenda.

SPK PTT tenaga Kontrak ini berlaku selama satu tahun dan dihitung sejak Januari hingga Desember 2020. Dalam masa itu akan ada penilaian bagi PTT atau tenaga kontrak sehingga bagi tenaga PTT atau tenaga kontrak harus bekerja dengan displin sesuai dengan aturan yang berlaku.

 



Sumber: BeritaSatu.com