Imbas Corona, UN 2020 Ditiadakan

Imbas Corona, UN 2020 Ditiadakan
Ilustrasi ujian nasional berbasis komputer. ( Foto: Antara / Harviyan Perdana Putra )
Lenny Tristia Tambun / Maria Fatima Bona / WBP Selasa, 24 Maret 2020 | 13:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan meniadakan ujian nasional (UN) untuk 2020 imbas makin meluasnya virus corona (covid-19). Sebelumnya sudah ada kesepakatan UN dihapus mulai 2021.

"Keputusan ini sebagai bagian dari sistem respons wabah Covid-19, yang salah satunya pengutamaan keselamatan kesehatan rakyat. Seperti yang telah disampaikan bahwa sistem respons Covid-19 harus menyelamatkan kesehatan rakyat, daya tahan sosial dan dunia usaha," kata Fadjroel Rachman, di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Terdampak Virus Corona, Ini 3 Opsi Ujian Nasional

Ujian Nasional ditiadakan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau setingkat Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau setingkat Madrasah Tsnawiyah (MTs), dan Sekolah Dasar (SD) atau setingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Baca juga: Dampak Corona, 63% Guru Minta UN Ditunda

Peniadaan UN menjadi penerapan kebijakan social distancing (pembatasan sosial) untuk memotong rantai penyebaran virus corona SARS 2 atau Covid-19. Penegasan ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas dengan pembahasan Ujian Nasional, Selasa 24 Maret 2020 melalui video conference.

"Kebijakan peniadaan UN perlu diikuti oleh partisipasi aktif warga dalam penerapan perilaku social distancing, yaitu kerja dari rumah, belajar dari rumah dan ibadah di rumah," terang Fadjroel Rachman.



Sumber: BeritaSatu.com