IGI Dukung Pemerintah Tiadakan UN 2020

IGI Dukung Pemerintah Tiadakan UN 2020
Ilustrasi ujian nasional berbasis komputer. ( Foto: Antara / Arnas Padda )
Maria Fatima Bona / IDS Selasa, 24 Maret 2020 | 14:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI), Muhammad Ramli Rahim mengatakan, IGI mendukung keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meniadakan pelaksanaan ujian nasional (UN) 2020 di semua tingkatan demi mencegah persebaran wabah corona.

“Ini adalah keputusan yang sangat tepat dalam suasana pandemi Covid-19 yang belum jelas kapan akan berakhir,” kata Ramli dalam siaran pers yang diterima Beritasatu, Selasa (24/3/2020).

Menurut Ramli, selain mencegah penyebaran corona, pemerintah harus mengakui bahwa guru-guru Indonesia amat sangat belum siap menjalankan pembelajaran jarak jauh atau kelas maya. Persiapan menuju UN pun masih sangat minim, terutama yang dilakukan oleh para peserta didik.

Selanjutnya, meskipun dilakukan berbagai upaya pencegahan dengan berbagai macam cara disinfektan, suasana psikologis masing-masing siswa tetap dilanda ketakutan tertular virus corona. Ini tentu membuat mereka sulit untuk mengikuti UN dengan baik. Apalagi, siswa dan guru pun memiliki potensi yang sangat besar untuk tertular atau menularkan virus tersebut.

Kemudian, apabila tetap dilaksanakan, tentu akan bertentangan dengan himbauan Presiden yang menginginkan agar siswa dan guru tetap berada di rumah.

“Dari sisi lain, UN ini juga sudah disimpulkan tidak memiliki nilai apapun dan tidak memberikan manfaat apapun kecuali sekadar angka-angka yang juga tidak akan mendapatkan langkah tindak lanjut terkait kualitas pendidikan berdasarkan UN,” ujarnya.

Seperti diketahui, pelaksanaan UN 2020 ini merupakan UN terakhir. Pada 2021, UN akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter, yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa atau literasi, kemampuan bernalar menggunakan matematika atau numerasi, dan penguatan pendidikan karakter.



Sumber: BeritaSatu.com