Kapolda Minta Masyarakat Bengkulu Tak Anggap Remeh Covid-19

Kapolda Minta Masyarakat Bengkulu Tak Anggap Remeh  Covid-19
Ilustrasi Angkot di Kota Bengkulu. ( Foto: ANTARA FOTO )
Usmin / LES Kamis, 26 Maret 2020 | 10:31 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Kapolda Bengkulu Irjen Pol Supratman meminta masyarakat jangan menganggap remeh virus corona atau Covid -19 , tapi tetap jangan panik menghadapi penyebaran wabah penyakit tersebut.

"Saya minta masyarakat Bengkulu jangan menganggap virus corona sepele, tapi jangan pula panik menghadapi virus tersebut," kata Kapolda Bengkulu. Irjen Supratman, di Bengkulu, Kamis (26/3/2020).

Ia mengatakan, untuk menghidari terjangkit virus corona warga sebaiknya tinggal di rumah, dan menghindari tempat- tempat berkumpul orang bannyak, seperti diskotik, kafe, pesta pernikahan, seminar dan kegiatan lainya yang melibatkan orang banyak.

" Untuk sementara ini pesta perkawinan dihentikan dulu. Cukup banyak masyarakat bertanya boleh tidak menggelar pesta, aku bilang sebaiknya dak usah dulu karena kita lagi melawan virus corona," ujar Kapolda Bengkulu.

Sekarang ini, katanya masyarakat dilarang berkumpul dan melakukan kontak fisik karena rawan terjangkit virus corona. Karena itu, masyarakat dilarang berkunpul dalam jumlah banyak, termasuk pesta pernikan.

Jika masyarakat tetap menggelar pesta pernikahan meski dilarang sesuai maklumat Kapolri, tapi percuma juga karena undangan banyak yang takut datang ke pesta karena khawatir terjangkit virus corona.

Karena itu, lanjutnya Polda Bengkulu tegas tidak akan mengizinkan warga daerah ini menggelar pesta baik di rumah maupun di dalam gedung disaat mewabahnya virus corona di sejumlah daerah di Tanah Air.

Bagi warga yang tetap nekat menggelar acara mengumpulkan orang banyak pihaknya tidak segan-segan untuk menutup.

"Sekarang ini mari kita bersama-sama untuk melawan virus korona di Tanah Air, termasuk di Bengkulu," ujarnya.
Kapolda Irjen Pol Supratman juga mengimbau masyarakat Bengkulu untuk tidak pergi keluar kota, terutama ke daerah yang sudan berjangkit wabah Covid-19.

Larangan disampaikan agar wabah virus corona tidak berjangkit di Provinsi Bengkulu. Karena itu, setiap orang Bengkulu kembali dari luar daerah, terutama Jakarta, dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh perugas Dinkes untuk memastikan yang bersangkutan dalam keadaan sehat dan tidak terpapar virus corona.

 



Sumber: BeritaSatu.com