Ganjar: Peran RT/RW Penting Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Ganjar: Peran  RT/RW Penting Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memakai kaos oblong bersepeda keliling Kota Semarang, mengampanyekan "Bersama Lawan Corona", Minggu, 15 Maret 2020. ( Foto: Istimewa )
Carlos KY Paath / RSAT Kamis, 26 Maret 2020 | 19:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta seluruh kepala desa dan lurah untuk ikut mencegah penyebaran virus corona jenis baru atau Covid-19. Setiap warga yang mengalami sakit batuk, demam, dan flu, termasuk orang dalam pemantauan (ODP) perlu untuk dicatat.

“Kawan-kawan kepala desa dan lurah, gerakkan seluruh kekuatan RT/RW agar bisa mengecek satu per satu siapa tamu kita yang masuk, siapa yang demam, siapa yang batuk, siapa yang flu atau mereka yang sudah ODP. Catat terus-menerus agar kita bisa tahu,” kata Ganjar kepada Beritasatu.com, Kamis (26/3/2020).

Menurut Ganjar, upaya preventif sudah sepatutnya dijalankan lebih serius untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. “Kita tidak boleh lelah. Kita harus sampaikan terus kepada masyarakat. Saya sudah minta kawan-kawan bupati, wali kota untuk menggerakkan kekuatan sampai tingkat camat, kepala desa, lurah, RT/RW,” tegas Ganjar.

Ganjar menambahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kabupaten/kota di Jateng sudah bergerak. “Ada di Magelang, Semarang, dan kabupaten/kota lainnya. Ayo tetap di rumah demi untuk mencegah agar ini tidak meluas. Penambahan pasien positif sangat signifikan. Ini harus menjadi perhatian serius kita semua,” imbuh Ganjar.

Ganjar berharap seluruh masyarakat Jateng dan Indonesia lainnya semakin waspada dan peduli terhadap wabah Covid-19. Menurut Ganjar, masifnya wabah tersebut jangan sampai disepelekan. Setiap individu, lanjut Ganjar, sebaiknya tidak merasa kuat dan sehat, lalu berbuat semau sendiri tanpa mengindahkan imbauan pemerintah.

“Boleh jadi Anda kuat, Anda sehat, atau imun Anda sangat bagus, sehingga meski tertular Anda tidak merasakan gejala sakit. Tapi ketahuilah, Anda tetap bisa menularkan virus ini ke orang tua, anak, istri, suami, dan keluarga. Jangan sampai nantinya Anda menyesal. Patuhilah imbauan pemerintah untuk berdiam di rumah. Sekali lagi, berdiam di rumah,” ucap Ganjar.



Sumber: BeritaSatu.com