Cegah Covid-19, Polisi Bubarkan 1.371 Kerumunan Massa

Cegah Covid-19, Polisi Bubarkan 1.371 Kerumunan Massa
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono (tengah) (Foto: Handout)
Gardi Gazarin / RSAT Kamis, 26 Maret 2020 | 19:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -  Sejak dikeluarkan peraturan larangan kerumunan massa, Polri telah membubarkan sebanyak 1.371 kerumunan orang di seluruh wilayah Indonesia. Pembubaran orang berkumpul yang dilakukan Polri merupakan salah satu langkah memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid 19.

"Kita sudah membubarkan kerumunan massa 1.371. Polisi dibantu TNI dan pemda bersama-sama memberikan imbauan kepada masyarakat untuk memutus penyebaran virus corona," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Kamis (26/3/2020).

Argo mengatakan kepolisian terus menyerukan imbauan agar masyarakat tetap berada di rumah dan menaati arahan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona ini. Selain itu jajaran Polri juga  telah melakukan penyemprotan disinfektan di 3.000 tempat umum.

Sementara itu, sebanyak 46 kasus berita bohong atau hoaks terkait dengan virus corona  di Indonesia telah ditangani Polri. Masyarakat diminta tidak menyiarkan informasi bohong, jika tidak mau berurusan dengan hukum. Hari Kamis ini kata Argo bertambah satu kasus lagi.

"Saat ini kami menangani 46 kasus. Sebelumnya 45 kasus, sekarang bertambah satu menjadi 46 kasus hoaks," ujarnya.

Namun Argo tidak menjelaskan di mana saja wilayah penyelidikan atau berita bohong tersebut. Identitas para tersangka juga masih dirahasiakan dengan alasan tertentu. "Saat ini masih dalam proses penyidikan baik di wilayah maupun di Mabes Polri," ujar Argo.

Pihak kepolisian lanjut Argo mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyajikan berita atau informasi yang belum tentu kebenarannya. Sebab, kepolisian tetap melakukan pemantauan melalui patroli Siber selama 24 jam.



Sumber: BeritaSatu.com