Tangani Pasien Positif Corona, 5 Tenaga Medis di Jambi Diisolasi

Tangani Pasien Positif Corona, 5 Tenaga Medis di Jambi Diisolasi
Ilustrasi Covid-19. ( Foto: AFP )
Radesman Saragih / JEM Jumat, 27 Maret 2020 | 14:08 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Lima tenaga medis yang menangani langsung seorang pasien positif corona (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi, masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP). Kelima tenaga medis yang terdiri dari seorang dokter dan empat orang perawat tersebut hingga Jumat (27/3/2020) masih menjalani isolasi secara mandiri di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah di Jambi, Jumat (27/3/2020) menjelaskan, seorang dokter dan empat perawat yang masuk ODP tersebut menangani langsung pasien positif corona di RSUD Raden Mattaher sejak Selasa (17/3/2020). Pasien positif corona tersebut, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo, Provinsi Jambi, Teguh Armadi.

“Ketika dirujuk ke RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi, Selasa (17/3/2020), status pasien laki-laki berusia 55 tahun tersebut masih PDP. Pasien tersebut dinyatakan positif terinfeksi virus corona berdasarkan hasil pemeriksaan Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan di Jakarta, Senin (23/3)”,katanya.

Johansyah mengatakan, jumlah ODP dan pasien dalam pemantauan (PDP) di Provinsi Jambi masih terus bertambah. Berdasarkan hasil pendataan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, total kasus terkait corona di dua kota dan sembilan kabupaten di Provinsi Jambi hingga Jumat (27/3/2020) sudah mencapai 805 orang.

“Sebanyak 783 orang masuk daftar ODP, 21 orang PDP dan satu orang positif corona. Sedangkan satu orang ODP meninggal. ODP di Jambi terbanyak di Kota Jambi, yakni 258 orang. Kemudian ODP di Kabupaten Sarolangun sekitar 242 orang. PDP di Jambi lebih banyak di Kota Jambi, yakni 11 orang dan di Kabupaten Kerinci tiga orang,”katanya.

Menurut Johansyah, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi mengimbau warga masyarakat Jambimeningkatkan disiplin melakukan physical distancing dan social distancing (menjaga jarak) guna mencegah penyebaran virus corona.

“Kami juga warga masyarakat Jambi tetap mematuhi imbauan pemerintah mengurangi kegiatan kumpul-kumpul dan menghentikan kegiatan keramaian. Bekerja, belajar dan beribadah di rumah harus tetap dilaksanakan mencegah penyebaran virus corona di Jambi,”katanya.  



Sumber: BeritaSatu.com