Kemparekraf Gandeng Jaringan Hotel dan Transportasi untuk Tenaga Medis Covid-19

Kemparekraf Gandeng Jaringan Hotel dan Transportasi untuk Tenaga Medis Covid-19
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Wishnutama Kusubandio ( Foto: SP/Dina Fitri Anisa )
Dina Fitri Anisa / CAH Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio merealisasikan kerja sama dengan jaringan hotel dan perusahaan transportasi untuk membantu penyediaan tempat istirahat dan layanan transportasi bagi tenaga medis dan Gugus Tugas Covid-19. Hal tersebut ia umumkan dalam sesi pernyataan pers yang digelar virtual melalui akun YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Sabtu (28/3/2020).

“Ini hanya menjadi langkah awal, ke depannya Kemparekraf juga akan merealisasikan rencana-rencana lain dalam upaya menangani Covid-19 dan juga menjaga industri pariwisata nasional,” terang Wishnutama.

Dirinya mengatakan, pada tahap awal Kemparekraf bekerjasama dengan Accord Group menyediakan kamar hotel untuk mengakomodasi 1.100 tenaga medis dengan skema berbagai macam tipe kamar.

Dalam hal ini Kemparekraf membiayai pelaksanaan dengan harga yang di bawah harga pasar. Fasilitas kamar hotel ini diberikan bagi petugas medis dan Gugus Tugas yang menangani Covid-19 di RS Cipto Mangunkusumo, RS Pusat Angkatan Darat, RS Sulianti Saroso, dan RS Persahabatan.

Dalam kerja sama ini, ia menyebutkan hotel yang dipilih harus dapat mengikuti standar operasional prosedur yang berkaitan dengan pelayanan tamu. Sebagaimana yang ditetapkan Kementerian Kesehatan dalam rangka penanganan Covid-19.

Diantaranya penyemprotan disinfektan secara rutin terutama di pintu masuk hotel, kegiatan sanitasi, pengaturan physical distancing diseluruh area hotel termasuk penggunaan lift. Selain itu, hotel tersebut harus turut meminimalisir interaksi pelayan secara langsung.

“Nantinya, seluruh tenaga medis yang menginap dan para karyawan hotel akan melalui beberapa tahap antisipasi berupa cek suhu badan, semprot disinfektan dan pemakaian alat pelindung diri. Dari pihak hotel juga harus melaksanakan SOP khusus dalam menjalankan tugas sehari-hari, baik di departemen yang bertemu langsung atau yang tidak langsung. Termasuk penyediaan makanan, housekeeping, laundry dan lain sebagainya,” terangnya.

Selanjutnya dari segi bantuan transportasi, Kemparekraf bekerjasama dengan Blue Bird, Panorama, Antavaya, dan White Horse Group untuk menyediakan sarana transportasi bagi tenaga medis dan Gugus Tugas.

Dirinya pun mengimbau untuk semua unsur termasuk para pelaku industri pariwisata untuk dapat membantu bersama menjaga Indonesia dalam menghentikan penyebaran wabah Covid-19 dan menjaga keberlangsungan industri pariwisata Indonesia.

“Kerja sama ini tidak hanya sebagai upaya untuk Covid-19, tetapi juga untuk membantu menjaga industri perhotelan dan transportasi yang merupakan bagian penting dari pada industri pariwisata,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Gugus Tugas Covid-19, Doni Manardo mengucap terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Kemenparekraf. Tim Gugus Tugas pun turut mengajak kepada seluruh pihak untuk menggunakan metode kolaborasi pentahelix berbasis komunitas.

“Kami sangat harapkan bukan hanya di tingkat pusat tetapi juga menyentuh sampai dengan tingkat Provinsi, Kabupaten, Kota, Kecamatan, Kelurahan, Desa bahkan juga sampai ke tingkat RT RW. Kita harus yakin bahwa kita bisa mengatasi ancaman virus manakala kita tetap menjaga disiplin, saling membagi, dan tolong-menolong,” tukasnya. 



Sumber: BeritaSatu.com