1.950 Unit Alat Pelindung Diri untuk Paramedis Tiba di Papua

1.950 Unit Alat Pelindung Diri untuk Paramedis Tiba di Papua
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad bersama Lintas Sektoral dan unsur CIQS PLBN Sota melakukan sosialisasi pencegahan virus corona (Covid-19) kepada masyarakat di wilayah Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu, 28 Maret 2020. ( Foto: Istimewa / Puspen TNI )
Robert Isidorus / JEM Sabtu, 28 Maret 2020 | 21:30 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Kekhawatiran Dinas Kesehatan Provinsi Papua terkait kurangnya alat pelindung diri (APD) untuk paramedis yang menangani pasien terpapar Covid-10, akhirnya teratasi, menyusul diterimanya bantuan  1.950 unit APD dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Juru bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Papua, Silwanus Sumule, mengatakan saat ini 1.950 unit APD tersebut sudah tiba di Jayapura dan segera dibagikan kepada petugas medis di rumah sakit rujukan Covid-19 di Papua.

“Puji Tuhan kita mendapatkan tambahan APD sebanyak 1.950 unit dari BNPB. Kita akan data kebutuhan setiap rumah sakit rujukan yang ada dan segera mendistribusikan APD ini secepatnya, sehingga bisa digunakan” kata Sumule di Jayapura, Jumat (27/3/2020).

Selain APD bagi tenaga medis, pihaknya juga mendapatkan puluhan ribu obat Chloroquine dan Avigen untuk diberikan kepada 38 pasien dalam pengawasan (PDP) dan 7 pasien yang positif Covid-19 di Papua.

Patroli

Sementara Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw didampingi Direktur Samapta dan Direktur Binmas Polda Papua, Unit Reaksi Cepat (URC) Penanganan Covid-19 ,dan Satgas Aman Nusa II Polda Papua aktif melaksanakan patroli sekaligus memberikan imbauan pencegahan virus corona kepada masyarakat di Kota Jayapura.

"Hasil patroli, kami melihat 80% masyarakat sudah mulai menyadari karena jalan-jalan dari siang sudah mulai lengang, masyarakat diharapkan untuk melakukan upaya menghambat penularan virus ini dengan melakukan langkah preventif melalui pembatasan aktivitas yang sifatnya massal," ujar Kapolda, Jumat.

Ia berharap agar personel Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Papua dapat segera dilengkapi dengan APD yang memadai dan di wilayah Papua belum ada laporan jatuhnya korban, diharapkan kepada personel Unit Reaksi Cepat untuk terus berlatih penanganan korban covid-19.  



Sumber: BeritaSatu.com