Mendikbud Sampaikan Pesan Solidaritas Indonesia Lawan Corona

Mendikbud Sampaikan Pesan Solidaritas Indonesia Lawan Corona
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim. ( Foto: BeritaSatu Photo / Mohammad Defrizal )
Dina Fitri Anisa / WBP Minggu, 29 Maret 2020 | 05:02 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim turut meramaikan Konser Musik #dirumahaja yang diselenggarakan NarasiTV, Sabtu (28/3/2020). Dalam kesempatan itu, ia hadir bukan untuk menyanyikan lagu, tetapi menyampaikan pesan solidaritas kepada masyarakat Indonesia untuk melawan pandemi virus corona.

“Salam dari rumah. Tiap hari saya bekerja dari rumah. Mencoba melakukan apapun untuk memenangkan perang melawan wabah ini. Namun setiap hari musuh yang tidak kelihatan ini semakin menyebar, menelan lebih banyak korban dan hal itu kadang-kadang membuat saya terasa mau putus asa,” ungkapnya.

Baca juga: Hadapi Corona, KLHK Beli Produksi Petani Dibagikan ke Tenaga Medis

Nadiem sadar bahwa ia bukanlah satu-satunya orang yang mengisolasikan diri. Pasalnya, berdiam di rumah dan menjaga jarak antarsesama salah satu sumbangsih kecil yang memiliki dampak besar dalam memutus rantai penyebaran virus corona.

Dia mengapresiasi perjuangan seluruh stakeholder dari Sabang sampai Merauke dalam meredam pandemi ini. Mulai pahlawan medis di garis terdepan, guru yang membimbing murid dari rumah, sampai ibu rumah tangga yang siap memasak untuk tetangga yang susah mencari nafkah. “Tidak ada negara satu pun yang siap menghadapi musuh ini. Karena, musuh ini tidak mengenal kaya atau miskin, tidak mengenal ras, atau bangsa. Manusia hanya punya satu opsi. Bersatu secara serentak,” jelasnya.

Baca juga: Mendikbud: 15.000 Mahasiswa Siap Jadi Relawan Covid-19

Ia mengimbau agar semangat masyarakat Indonesia tidak padam, meski hingga saat ini vaksin virus corona belum ditemukan. Namun, ternyata Indonesia sudah memiliki satu senjata yang lebih ampuh yaitu rasa solidaritas.

“Kalau setiap orang hanya memikirkan dirinya sendiri, kalau kita terpecah-belah dalam ketakutan, virus ini pasti akan menang. Tapi kalau kita saling melindungi dengan menjaga, saling menafkahi, dan saling mengingati virus ini akan tercekik, dan akan mati,” ungkapnya.

Di akhir pesannya, ia menghimbau agar seluruh masyarakat terus mengikuti anjuran tetap berdiam di rumah. Sedangkan bagi masyarakat yang melihat tetangganya kesulitan dalam perekonomian, diharapkan mengulurkan tangan. “Bencana virus ini bisa mengambil nyawa rakyat kita, tapi tidak bisa mengambil jiwa kekeluargaan. Saatnya kita Bersatu, saatnya kita saling membantu,” tukasnya.



Sumber: BeritaSatu.com