RS Muara Tami Jadi Tempat Penanganan Covid-19 di Papua

RS Muara Tami Jadi Tempat Penanganan Covid-19  di Papua
Ilustrasi ruang isolasi di rumah sakit. ( Foto: Antara )
Robert Isidorus / LES Minggu, 29 Maret 2020 | 07:24 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 kota Jayapura yang juga Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengatakan, RS tipe C Muara Tami di Jayapura akan dijadikan RS khusus penanganan virus corona (Covid-19) di provinsi Papua.

"Untuk tujuan itu bersama kepala dinas kesehatan Provinsi Papua, kami meninjau lokasi RS, dan selanjutnya akan menghitung, dan mendata apa saja yang dibutuhkan untuk operasional RS sakit tipe C Muara Tami yang akan digunakan untuk RS penanganan Covid-19," ujarnya, Sabtu (28/3/2020) malam.

Menurut Rustan, jumlah pasien bisa ditampung masih akan dihitung, yang pasti akan dioptimalkan. Kalau bisa sampai 100 pasien yang bisa menempati RS tersebut. Termasuk juga tempat untuk tenaga kesehatan, sehingga nantinya mereka bisa bekerja secara optimal.

"Kemungkinan Selasa depan akan diputuskan berapa lama persiapan operasional RS. Rumah Sakit ini masih banyak kekurangan sehingga pemerintah provinsi dan kota akan bekerja sama, untuk melengkapi apa saja yang dibutuhkan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan provinsi Papua Robby Kayame menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemkot Jayapura yang menanggapi masalah ini secara serius, sehingga memberikan ruang kepada Pemprov Papua untuk bekerja sama mempersiapkan RS khusus penanggulangan Covid-19 di provinsi Papua, di bawah pengawasan tim Gugus Tugas Penangggulangan Covid-19 Kota Jayapura.

"Kami harap dilakukan antisipasi jangan sampai terjadi lonjakan kasus, sehingga yang kasusnya ringan dan sedang akan dirawat di RS yang ada di Muara Tami ini sedangkan kasus yang berat akan dirujuk ke RS Dok II. Diharapkan dalam jangka waktu satu sampai dua minggu persiapan selesai sehingga bisa digunakan," harapnya.

Robby mengatakan, dia akan melaporkan kepada gubernur melalui sekda dan DPRP untuk mendorong agar RS ini bisa segera dioperasionalkan. "Dengan difokuskan di RS Muara Tami diharapkan penanganannya akan semakin maksimal," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com