Dukung #DiRumahAja, Kemkominfo Sayembarakan Cipta Game dari Rumah

Dukung #DiRumahAja, Kemkominfo Sayembarakan Cipta Game dari Rumah
Game yang masuk dalam Video Game Hall of Fame perdana pada 2015. (Foto: BBC)
Dwi Argo Santosa / DAS Minggu, 29 Maret 2020 | 13:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar ajang cipta game "Ayo Bikin Game di Rumah Aja" dengan menggandeng Asosiasi Game Indonesia (AGI), Clevio Coder Camp, dan Garena. 

Upaya ini merupakan bentuk dukungan Kemkominfo terhadap sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat guna menghadapi wabah corona atau Covid-19.

Tema yang diusung dalam ajang ini adalah  "Mari Bersama Melawan Covid-19: Hidup Bersih, Sehat, dan Seru". 

Ajang itu ditujukan untuk membantu sosialisasi melawan dan mencegah meminimalisir Wabah Covid-19 melalui media interaktif yang bisa diakses siapa saja, yaitu video game. "Diharapkan video game hasil dari ajang cipta game ini bisa menjadi komplemen dari media konvensional untuk menyosialisasikan cara-cara pencegahan terhadap penyebaran virus Covid-19," tutur Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo (Kemkominfo), Semuel Abrijani Pangerapan di Jakarta, melalui keterangan pers, Sabtu (28/3/2020).

Pelaksanaan lomba dilakukan dari rumah, sesuai arahan Presiden Jokowi membatasi aktivitas guna memutus rantai penyebaran virus ini dengan kampanye #dirumahaja. "Kondisi perang melawan Covid-19 yang kita alami saat ini membuat masyarakat dihimbau untuk beraktivitas di rumah saja, menjaga jarak dengan orang lain. Hal ini sesuai arahan Presiden  agar kita segera dapat menahan laju penyebaran yang terinfeksi virus corona," jelas Semuel Abrijani Pangerapan.

Ajang kompetisi ini, kaata Samuel Abrijani Pangerapan, juga ditargetkan untuk membentuk komunitas games maker di Indonesia. "Ini mengajak generasi muda untuk bersama-sama membuat game di rumah masing-masing sehingga waktu yang dimiliki menjadi terisi dengan penambahan karya dan pengetahuan. Kita harapkan akan terbentuk komunitas para games maker yang semakin besar dan secara bersamaan meningkatkan kesadaran akan hidup sehat, bersih, dan juga seru dalam menghadapi Covid-19," paparnya.

Edukasi menyenangkan lewat video game  "Ayo Bikin Game di Rumah Aja" terbagi dalam beberapa kategori, yakni Junior (untuk siswa SD, SMP dan SMA/SMK) dan mahasiswa/umum. Masing-masing peserta diharuskan membentuk tim dan bekerja sama selama empat hari untuk menghasilkan sebuah purwarupa game yang bisa dimainkan.

"Semua aktivitas dan komunikasi dilakukan secara online, tanpa harus keluar rumah. Masyarakat juga dilibatkan dalam menentukan game favorit mereka dengan cara memberikan voting terhadap karya-karya yang didaftarkan," ujar Wakil Ketua dari AGI, Adam Ardisasmita.

Menurut Adam, hasil game akan dapat membantu sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat guna meminimalkan penyebaran Covid-19. "Melalui acara ini, AGI dan developer game Indonesia ingin berkontribusi untuk membantu menjaga Indonesia dengan membuat game untuk mengedukasi masyarakat terkait pandemi corona," tuturnya.

CEO Clevio Coder Camp, Fransiska Oetami menyatakan, pihaknya menyiapkan coach yang mengajar coding game melalui webinar gratis untuk belajar membuat game sehingga calon peserta yang belum bisa membuat game tidak perlu khawatir.

"Jadi jangan khawatir kalau belum pernah coding atau bikin game sebelumnya. Meskipun harus #dirumahaja, tidak berarti harus
sendiri-sendiri, karena anak juga akan belajar mengembangkan social skill-nya dengan kerja bareng teman secara daring, persis seperti bapak ibu yang meeting online karena #workfromhome," jelasnya.

Informasi lebih lanjut dan pendaftaran mengenai Ajang Cipta Game "Ayo Bikin Game di Rumah Aja" bisa langsung
mengunjungi laman web https://agi.or.id/ayobikingame.



Sumber: BeritaSatu.com