Bertambah 129, Kasus Positif Corona di Indonesia Jadi 1.414

Bertambah 129, Kasus Positif Corona di Indonesia Jadi 1.414
Achmad Yurianto. ( Foto: Antara / Dhemas Reviyanto )
Jaja Suteja / JAS Senin, 30 Maret 2020 | 15:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan ada penambahan jumlah penderita corona di Indonesia dari data tanggal 29 Maret 2020 pukul 12.00 WIB sampai 30 Maret 2020 sebanyak 129 kasus. Dengan demikian sampai 30 Maret 2020 tercatat 1.414 kasus corona di Indonesia.

Penambahan juga terjadi pada pasien sembuh yang diizinkan pulang sebanyak 11 orang. Total pasien sembuh dan diizinkan pulang sebanyak 75 orang.

Untuk kasus kematian terjadi penambahan 8 orang, sehinggal kini total penderita yang meninggal sebanyak 122 orang.

Menangapi masih banyak penularan yang terjadi, Achmad Yurianto juga kembali menekankan bahwa kunci untuk menghindarinya adalah menjaga jarak. Dia pun meminta kegiatan cuci tangan sebelum atau sesudah melakukan kegiatan apapun dimaksimalkan.

"Kasus positif masih berada di tengah-tengah masyarakat, kontak dekat masih terjadi, kebiasaan cuci tangan belum dimaksimalkan. Cuci tangan minimal 20 detik dengan sabun. Harapan kita mari sama-sama jaga jarak kontak fisik tidak hanya di kantor, di luar tetapi juga di rumah," ujar Achmad Yurianto dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (30/3/2020).

Menurut Achmad Yurianto, dari data yang ada menunjukkan penularan paling banyak melalui tangan. Untuk itu ditegaskannya penting untuk rutin mencuci tangan, tidak harus selalu dengan hand sanitizer, tetapi pakai sabun juga cukup.

"Tinggal di rumah, tetap di rumah hindari pertemuan-pertemuan yang cukup banyak. Ini menjadi salah satu upaya dalam isolasi diri. Bagi yang melakukan isolasi di rumah, gunakan masker, jaga jarak meter tidak kurang dari 1 meter kemudian aktivitas makan gunakan alat sendiri, tidak makan sama-sama dengan keluarga lain," tambahnya.



Sumber: BeritaSatu.com