Wabah Corona, Doni Monardo Minta Warga Sukarela Pinjamkan Rumah untuk Karantina

Wabah Corona, Doni Monardo Minta Warga Sukarela Pinjamkan Rumah untuk Karantina
Doni Monardo. (Foto: B1/Mohammad Defrizal)
Lenny Tristia Tambun / JAS Senin, 30 Maret 2020 | 22:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta masyarakat di tingkat kelurahan ataupun desa untuk menyumbangkan rumahnya agar dapat dijadikan tempat karantina bagi warga yang baru datang dari luar daerah atau luar negeri.

"Saya selaku kepala gugus tugas berharap kepada masyarakat di tingkat kelurahan dan desa, hendaknya bisa menyiapkan beberapa rumah warga yang secara sukarela. Berkenan menyumbangkan atau meminjamkan rumahnya tersebut, untuk menjadi tempat isolasi mandiri atau karantina rumah, bagi saudara-saudara kita yang kembali dari luar daerah atau luar negeri," kata Doni Monardo usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Senin (30/3/2020).

Imbauan ini disampaikan karena sudah banyaknya masyarakat yang mudik ke kampung halaman. Meski sudah ada imbauan tidak mudik untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona.

Tak hanya itu, ia juga meminta masyarakat bergotong royong membangun dapur umum agar dapat memberikan bantuan kepada masyarakat yang kekurangan ataupun kehilangan pekerjaan karena dampak virus corona.

"Untuk membangun dapur dapur umum memberikan bantuan kepada masyarakat yang secara ekonomi yang mungkin juga telah kehilangan lapangan kerja," ujar Doni Monardo.

Sebelumnya, Doni Monardo mengatakan Pemerintah akan memutuskan soal aturan mudik ditengah pandemi corona atau Covid-19, besok, Selasa (31/3/2020).

“Masalah mudik, besok sore akan diputuskan,” kata Doni Monardo.

Tetapi yang jelas, lanjutnya, sudah banyak para pemudik yang pulang ke kampung halamannya. Seperti yang dialami di Provinsi Jawa Tengah, namun pemerintah setempat tidak mungkin menolak pemudik yang telah pulang ke kampung halamannya.

Tetapi mereka diimbau untuk bersedia melakukan karantina secara personal. Karantina personal, tidak ke luar rumah selama 14 hari.



Sumber: BeritaSatu.com