Cegah Imported Case, Jokowi Minta WNI dari Luar Negeri Dipantau Ketat

Cegah Imported Case, Jokowi Minta WNI dari Luar Negeri Dipantau Ketat
Joko Widodo. ( Foto: Antara )
Novy Lumanauw / WBP Selasa, 31 Maret 2020 | 10:17 WIB

Bogor, Beritasatu.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau jajarannya agar memantau ketat para warga negara Indonesia (WNI) yang kembali dari luar negeri, khususnya pekerja migran yang pulang dari Malaysia dan anak buah kapal (ABK), untuk mengantisipasi kasus positif Covid-19 yang dibawa dari luar negeri atau imported case.

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa sejumlah negara yang telah berhasil mendatarkan kurva kasus Covid-19 seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Singapura kembali menghadapi gelombang kasus baru akibat imported cases.

Baca juga: WHO Siapkan Aplikasi Seputar Covid-19 untuk Android dan IOS

""Di beberapa negara yang telah mampu mendatarkan kurva menghadapi tantangan baru yang dinamakan gelombang baru Covid-19. Tiongkok, Korea Selatan, dan Singapura saat ini banyak menghadapi imported cases, kasus-kasus yang dibawa dari luar negeri," kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas kabinet lewat konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/3/2020).

Rapat ini khusus membahas tentang penanganan arus masuk WNI dan pembatasan perlintasan WNA.

"Prioritas kita bukan hanya memperhatikan mobilitas di Indonesia, tapi juga mobilitas antar negara yang berisiko membawa imported case," kata presiden.

"Pertama, arus kembalinya WNI dari beberapa negara, terutama dari Malaysia, ini betul-betul perlu kita cermati, karena bisa ratusan ribu, bisa jutaan WNI yang akan pulang," kata Presiden Jokowi.

Presiden menambahkan dia menerima laporan bahwa setiap hari kurang lebih ada 3.000 pekerja migran yang pulang dari Malaysia.

Pada rapat tersebut Presiden Jokowi juga mengatakan, saat ini lebih dari 202 negara menghadapi tantangan Covid-19 seperti di Indoensia. Setelah Tiongkok, kini di Amerika Serikat dan Eropa menghadapi tantangan Covid-19.

RS Darurat Beroperasi di Lapangan Central Park New York



Sumber: BeritaSatu.com