Plt. Gubernur Aceh Resmikan 12 Ruang Isolasi Baru di RSUDZA

Plt. Gubernur Aceh Resmikan 12 Ruang Isolasi Baru di RSUDZA
Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah ketika meresmikan ruang Oubreak Pinere di RSUDZA Banda Aceh, Selasa (31/3/2020). ( Foto: Pemprov Aceh )
Jayanty Nada Shofa / JNS Rabu, 1 April 2020 | 11:14 WIB

Banda Aceh, Beritasatu.com - Dua belas ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerging) di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh kini resmi dioperasikan sebagai ruang isolasi pasien virus corona (Covid-19).

"Hari ini, kita meresmikan pengoperasian 12 ruang Outbreak Pinere. Insya Allah, hingga dua minggu ke depan, kita akan memiliki total 48 ruang isolasi," ujar Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah di RSUDZA Banda Aceh, Selasa (31/3/2020).

Ia menambahkan, sebelumnya sudah terdapat enam ruang respiratory intensive care unit (RICU) untuk penanganan intensif. Sedangkan, ruang Pinere dinyatakan bukan untuk penanganan intensif atau levelnya berada di bawah RICU.

Namun, dipastikan keamanan dan kenyamanan para pasien dan tim medis menjadi fokus utama.

Adapun masing-masing ruang Pinere ini disertai dua tempat tidur. Selain itu, pihak RSUDZA juga menyediakan ruang kontrol untuk memantau perkembangan pasien via CCTV yang terpasang di setiap kamar.

Tak hanya, Nova kembali menegaskan komitmen pemerintah Aceh untuk melindungi tim medis dalam menghadapi pandemi corona.

"Apresiasi saya kepada seluruh tim medis selaku garda terdepan penanganan Covid-19 di Aceh. Tetap fokus dan semangat. Yakinlah Allah akan melindungi kita selama menjalankan tugas mulia ini. Kerja keras ibu dan bapak sekalian akan memberikan hasil terbaik yaitu selesainya penanganan Covid-19 ini agar kita kembali ke kehidupan yang normal seperti biasa," ujar Nova.

Di kesempatan yang sama, ia menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang. 

"Sejauh ini, kesiapan kita jauh lebih tinggi dari tren kasus yang terjadi di Aceh. Jadi, kami himbau masyarakat tetap tenang, tidak panik namun tetap waspada," pungkasnya.

Per Selasa (31/3/2020), jumlah pasien positif terjangkit corona di Aceh adalah lima orang dengan satu di antaranya meninggal. Data Dinas Kesehatan Aceh juga menyatakan adanya 797 orang dalam pemantauan (ODP) dan 44 pasien dalam pengawasan (PDP).

Sebagai informasi, Pemprov Aceh telah menyiapkan biaya tak terduga (BTT) sebesar Rp 118 miliar untuk penanganan corona.



Sumber: PR