Menkeu: Pelaksana Perppu Tak Bisa Dibawa ke Meja Hijau

Menkeu: Pelaksana Perppu Tak Bisa Dibawa ke Meja Hijau
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati ( Foto: Beritasatu TV )
Lona Olavia / MPA Rabu, 1 April 2020 | 12:06 WIB


Jakarta, Beritasatu.com- Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, para pihak yang menjalankan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tidak bisa dituntut secara pidana maupun perdata hingga diajukan ke meja hijau sepanjang tidak ada pelanggaran. Pasalnya, covid-19 ini menciptakan kondisi yang luar biasa tak hanya di Indonesia tapi juga di dunia, sehingga membutuhkan tindakan yang extra ordinary.

"Anggota KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan) tidak bisa dituntut secara perdata maupun pidana jika melakukan tugas sesuai Perppu. Sepanjang dilakukan bukan tindakan konflik kepentingan, korupsi, menghindari moral hazard. Agar mereka yang jahat dan buruk yang sudah ada di sektor keuangan tidak memanfaatkan kondisi ini," ungkapnya dalam live streaming, Rabu (1/4).

Bahkan Pemerintah, lanjut Sri Mulyani, sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. "Dalam sidang kabinet kami mengundang kepolisian, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), dan memberi informasi kepada BPK apa yang menjadi landasan Perppu. Kita melakukan langkah hati-hati agar moral hazard tidak bisa memanfaatkan," tegasnya.

Sebagai informasi, Pemerintah akan menerbitkan Perrpu No 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Covid-19 dan atau dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan atau Stabilitas Sistem Keuangan.

Perppu No 1/2020 memberi mandat kepada pemerintah dan Bank Indonesia (BI) untuk melakukan hal-hal yang di luar kebiasaan, bahkan di luar rambu aturan perundang-undangan. Misalnya pemerintah diperkenankan memperlebar defisit anggaran di atas 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau BI dipersilakan masuk ke lelang Surat Berharga Negara (SBN) di pasar perdana. 

 



Sumber: BeritaSatu.com