KPK Ancam Tuntut Hukuman Mati bagi Koruptor Dana Penanggulangan Corona

KPK Ancam Tuntut Hukuman Mati bagi Koruptor Dana Penanggulangan Corona
Ali Fikri. ( Foto: Antara )
Fana Suparman / RSAT Rabu, 1 April 2020 | 19:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menebar ancaman kepada para pihak yang bermain-main dengan dana penanggulan pandemi corona. Lembaga Antikorupsi tak segan menuntut pencuri uang untuk bencana tersebut dengan hukuman mati.

"Kami sudah mengingatkan bahwa penyelewengan anggaran yang diperuntukan pada situasi bencana seperti saat ini ancaman hukumannya adalah pidana mati," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2020).

Diketahui, pemerintah berencana mengucurkan dana stimulus sebesar Rp 405,1 triliun pada APBN Tahun 2020 dalam rangka penanganan virus corona (Covid-19) di Tanah Air. Presiden Jokowi mengungkapkan dana Rp 405,1 triliun akan dialokasikan untuk belanja bidang kesehatan sebesar Rp 75 triliun, perlindungan sosial Rp 110 triliun, insentif perpajakan dan stimulus kredit usaha rakyat Rp 70,1 triliun, serta pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional, termasuk restrukturisasi kredit serta penjaminan dan pembiayaan dunia usaha, khususnya terutama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) senilai Rp 150 triliun.

Ali Fikri memastikan KPK bakal mengawasi pengelolaan anggaran tersebut. KPK saat ini terus berkoordinasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk terjadinya praktik rasuah dalam pengelolaan anggaran untuk penanggulangan virus corona.

"Saat ini KPK sudah berkoordinasi dengan LKPP dan BPKP sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi tindak pidana korupsi dalam proses penggunaan anggaran tersebut," katanya.

 



Sumber: BeritaSatu.com