Cegah Covid-19, Sebanyak 646 Narapidana di Bali Segera Dibebaskan

Cegah Covid-19, Sebanyak 646 Narapidana di Bali Segera Dibebaskan
Ilustrasi narapidana di lembaga pemasyarakatan. ( Foto: Antara )
I Nyoman Mardika / JEM Rabu, 1 April 2020 | 21:58 WIB

Denpasar, Beritasatu.com - Sejumlah 646 orang narapidana (napi) yang menghuni di sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) di Provinsi Bali, segera dibebaskan sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan wabah Covid-19. 

Humas Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Bali, Putu Surya Dharma, yang dikonfirmasi, Rabu (1/4/2020), membenarkan perihal rencana pembebasam 646 napi tersebut.

"Dari 646 narapidana itu, yang paling banyak dibebaskan yang menghuni di Lapas Kelas II Kerobokan sebanyak 294 orang," kata Putu Surya Dharma.

Selebihnya para napi yang menghuni di Lapas Kelas II B Singaraja (64 orang), Lapas Narkotika Bangli (30 orang), Lapas Karangasem (46 orang), Lapas Tabanan (39 orang), Lapas Perempuan Denpasar (37 orang), LPKA Karangasem (12 orang), Bangli (29 orang), Lapas Gianyar (42 orang), Lapas Klungkung (15 orang).

Pembebasan para napi tersebut setelah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, pada 30 Maret 2020, mengeluarkan keputusan No. M.HH-19.PK.01.04.04 tahun 2020, tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

 



Sumber: BeritaSatu.com