Cegah Corona, Warga Kota Medan Mulai Tutup Jalan

Cegah Corona, Warga Kota Medan Mulai Tutup Jalan
Polisi menutup Jalan Brigjen Katamso, Medan, Sabtu (28/3/2020)untuk mencegah penyebaran Covid-19. ( Foto: Antara )
Arnold H Sianturi / DAS Kamis, 2 April 2020 | 11:20 WIB

Medan, Beritasatu.com - Karantina wilayah setingkat kecamatan sudah dilakukan warga di Medan, Sumatera Utara, sejak Senin (30/3/2020). 

Setelah aparat melakukan penutupan 12 kawasan jalan, sejumlah warga melakukan karantina lokal di kawasan Jalan Sakti Lubis, Kecamatan Medan Kota. Warga menutup jalan alternatif bagi pengendara yang ingin memotong jalan. Lokasi yang ditutup itu merupakan kawasan tempat tinggal warga. Mereka tidak mengizinkan pengendara melintas dan warga setempat tidak boleh keluar.

"Keputusan karantina lokal dengan menutup jalan ini merupakan inisiatif masyarakat di sini, dan mengikuti anjuran pemerintah untuk masyarakat agar mengisolasi diri di rumah masing-masing," ujar Hendra (40),  warga Jalan Sakti Lubis Medan.

Penutupan jalan alternatif tersebut  membuat ratusan pengendara motor dan mobil termasuk pengemudi becak bermotor, terjebak di sepanjang jalan kawasan Jalan Sakti Lubis Medan.

Sejumlah ruas jalan di Kota Medan ditutup lokal mulai Sabtu (28/3/2020). Penutupan dibagi dalam dua termin yakni pada pagi mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB dan pukul 19.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

Berikut ruas jalan yang ditutup:

Jalan Sisingamangaraja Simpang Jalan Sakti Lubis

Jalan Brigjen Katamso simpang Jalan Alfalah

Jalan Brigjen Katamso simpang Jalan Sakti Lubis

Jalan Jamin Ginting simpang Dr Mansur

Jalan Setia Budi simpang Dr Mansyur

Jalan Gatot Subroro simpang Jalan Kapten Muslim

Jalan Sunggal simpang Sei Batanghari

Jalan Yos Sudarso simpang Jalan H Adam Malik

Jalan H Adam Malik simpang Tengku Amir Hamzah

Jalan Gaharu simpang Perintis Kemerdekaan

Jalan Perintis Kemerdekaan simpang Jalan Timor

Jalan Sutomo Simpang HM Yamin.

"Ada 12 titik ruas jalan yang ditutup. ini langkah kita untuk antisipasi penyebaran virus Covid-19," kata Kasat Lantas Polrestabes Medan Kompol Reza Chairul.

Penutupan ruas jalan dilakukan setelah rapat koordinasi yang dihadiri oleh jajaran Satlantas Polrestabes Medan, Denpom 1/5 dan Dishub Medan. Peraturan ini juga berlaku bagi para sopir angkutan kota. Untuk sopir angkutan kota akan diatur oleh Dishub mengenai rute yang ditempuh.

"Bagi masyarakat terdampak atas kebijakan ini, jika benar-benar penting akan kita seleksi," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com