Gubernur Sumut Siapkan Santunan Rp 300 Juta untuk Tenaga Medis

Gubernur Sumut Siapkan Santunan Rp 300 Juta untuk Tenaga Medis
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, memberikan keterangan kepada wartawan usai melaksanakan salat di Masjid Agung Medan, Kamis (22/8/2019). (Foto: Beritasatu Photo / Arnold Sianturi)
Arnold H Sianturi / FER Kamis, 2 April 2020 | 15:55 WIB

Medan, Beritasatu.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi menyampaikan, pihaknya menyiapkan anggaran santunan sebesar Rp 300 juta untuk tenaga medis yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona atau Covid-19.

Baca Juga: Pemprov Sumut Siapkan Skema PSBB Covid-19

"Bahkan biaya pendidikan anak dari tenaga medis yang meninggal itu akan ditanggung pemerintah sampai selesai di tingkat perguruan tinggi," ujar Edy Rahmayadi saat meresmikan RSU Martha Friska Multatuli Medan sebagai rujukan Covid-19, Kamis (2/4/2020).

Mantan Pangkostrad ini meyakini, santunan bagi tenaga medis meski itu tergolong besar namun tidak akan akan dikehendaki oleh tenaga medis, apalagi saat ini sedang berjuang di garda terdepan dalam memberantas dan menyembuhkan pasien dari virus mematikan itu.

Baca Juga: Gubernur Sumut Negatif Virus Corona

Selain menyiapkan santunan, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut itu, juga menyiapkan honor bulanan untuk dokter spesialis, dokter umum, perawat maupun bidan yang terlibat dalam penanganan Covid-19.

"Untuk dokter spesialis disiapkan honor sebesar Rp 15 juta per bulan, dokter umum Rp 10 juta, perawat dan bidan sebesar Rp 7,5 juta. Sementara, tenaga pendukung seperti petugas kebersihan, petugas administrasi, pengaman dan lainnya, juga disiapkan honor sebesar Rp 7,5 juta," kata Edy Rahmayadi.

Baca Juga: Kampanye #DonasikanOngkosmu Digaungkan

Menurutnya, besaran pemberian honor atau tunjangan bagi para tenaga medis itu merujuk pada peraturan Menteri Keuangan (Menkeu). "Pemberian honor itu bukan dari pemerintah pusat melainkan dikucurkan oleh pemerintah provinsi," tegas Edy Rahmayadi.



Sumber: BeritaSatu.com