Stok Menipis, Harga Gula Pasir di Kota Jambi Bertahan Rp 17.000/Kg

Stok Menipis, Harga Gula Pasir di Kota Jambi Bertahan Rp 17.000/Kg
Gubernur Jambi, Fachrori Umar (dua dari kanan) meninjau proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Merangin di Dusun Bedeng Lima, Desa Batang Merangin Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, baru-baru ini. ( Foto: Beritasatu Photo / Radesman Saragih )
Radesman Saragih / EHD Kamis, 2 April 2020 | 19:18 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Harga gula pasir di Kota Jambi hingga Kamis (2/4) masih bertahan pada amgka Rp 17.000/kilogram (kg) atau berada Rp 4.500/kg di atas harga eceran tertinggi gula pasir di kota itu sebesar Rp 12.500/kg.

Harga gula pasir di Kota Jambi belum bergerak turun selama tiga pekan terakhir menyusul masih menipisnya stok atau persediaan gula pasir di kota itu.

Gubernur Jambi, Fachrori Umar ketika meninjau harga dan persediaan kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, Kamis (2/4/2020) menjelaskan, kenaikan harga gula pasir di Kota Jambi tersebut masih batas wajar di tengah sulitnya pengadaan gula pasir selama musim pandemik virus corona (Covid-19). Namun demikian Bulog Jambi sedang mendatangkan gula pasir untuk mengatasi kenaikan harga dan menipisnya persediaan gula pasir di Jambi.

“Dalam beberapa hari ke depan, gula pasir akan masuk ke Jambi sebanyak 200 ton. Saat ini pasokan gula pasir tersebut dalam perjalanan dari Jawa menuju Kota Jambi. Kita semua mengharapkan, dengan kondisi seperti ini, semua ketersediaan bahan pangan pokok di Provinsi Jambi tetap aman, terlebih menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan Tahun 2020,”katanya.

Fachrori Umar mengatakan, harga kebutuhan pokok yang mengalami lonjakan harag di Kota Jambi pada musim wabah virus corona saat ini hanya gula pasir, Harga dan persediaan kebutuhan pokok yang lain masih stabil.

Harga beras kualitas bagus cap Anggur di Kota Jambi saat ini tetap pada angka Rp 13.000/kg, beras kualitas medium rata-rata Rp 11.000/kg dan beras Bulog dan sejenisnya Rp 9.500/kg.

“Berdasarkan pantauan kami di pasar Angso Duo Kota Jambi, hari ini, Kamis (2/4), harga beras masih stabil. Kemudian persediaan beras di Jambi juga masih aman hingga tiga bulan mendatang dengan jumlah sekitar 5.000 ton,” katanya.

Sementara itu Kapolda Jambi, Irjen Polisi Firman Shantyabudi saat mendampingi Gubernur Jambi meninjau harga kebutuhan pokok pasar Angdo Duo, Kota Jambi mengatakan, Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi akan terus memantau perkembangan harga dan persediaan kebutuhan pokok di Jambi hingga lebaran nanti.

“Tim juga akan mengawasi agar tidak ada spekulan yang melakukan penimbunan kebutuhan pokok serta konsumen yang melakukan aksi borong. Pekan depan Satgas Pangan Provinsi Jambi juga akan menjual kebutuhan pokok murah kepada masyarakat di beberapa lokasi pasar di Kota Jambi,” katanya.

 



Sumber: BeritaSatu.com