Ini Alasan Radikal Pemerintah Larang Mudik

Ini Alasan Radikal Pemerintah Larang Mudik
Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi. ( Foto: Kemendes PDTT )
Markus Junianto Sihaloho / RSAT Kamis, 2 April 2020 | 19:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri Desa dan PDT, Budi Arie Setiadi menyatakan bahwa dalam beberapa waktu ke depan, pemerintah akan membuat aturan yang tegas soal larangan mudik. Karena desa harus dilindungi dari pemudik terkait virus wabah corona.

"Sebab mudik di Hari Raya Lebaran pasti akan melibatkan mobilisasi puluhan hingga ratusan juta orang," kata Budi Arie Setiadi dalam keterangannya, Kamis (2/4/2020).

Menurut dia, desa harus dibuat steril dari wabah Covid-19. Karena desa harus tetap menjadi pusat produksi untuk mensuplai barang- barang kebutuhan dasar, khususnya pangan ke kota.

"Kalau desa hancur bagaimana orang kota dan kaum urban mau makan?" ujar Budi Arie.

Budi menegaskan, desa harus tetap menjadi lumbung pangan jika pergerakan ekonomi dan produksi di kota melambat atau lumpuh seperti belakangan ini.

"Jika akses ke desa dibuka, resikonya bisa hancur semua struktur sosial dan struktur produksi kita sebagai bangsa," jelas Budi.

"Seluruh kepala desa, perangkat desa, relawan desa, dan seluruh warga desa sudah siap dan mengantisipasi serius soal wabah Covid 19. Tapi bebannya jangan ditambah dengan arus mudik. Desa harus kita lindungi dari para pemudik," pungkas Budi.



Sumber: BeritaSatu.com